Puluhan Mahasiswa Fakum Untad Ikuti Kuliah Umum Dirreskrimsus Polda Sulteng

KASUBDIT Indag Polda Sulawesi Tengah AKBP Teddy D Salawati (tengah baju hitam) didampingi seorang dosen Harun Nyak Itam Abu usai memberikan kuliah umum kepada puluhan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Tadulako Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (27/4/2017). FOTO: FHIQIRYAWAN

SultengTerkini.Com, PALU– Puluhan mahasiswa Fakultas Hukum (Fakum) Universitas Tadulako (Untad) Palu mengikuti kuliah umum dengan menghadirkan pembicara Kasubdit Indag AKBP Teddy D Salawati mewakili Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) Kombes Polisi Yan Sultra Indrajaya.

Kuliah umum yang berlangsung di Warung Kopi Aweng Jalan Sam Ratulangi Palu, Kamis (27/4/2017) itu mendapat antusias dari para mahasiswa yang hadir.

Teddy mengaku dirinya hadir sebagai pembicara mewakili Dirreskrimsus atas undangan pihak kampus untuk memberikan materi mengenai hukum dan perundang-undangan.

Menurut dia, tujuan dari kuliah umum ini untuk lebih menjelaskan kepada para mahasiswa yang berkaitan dengan penekanan undang-undang dan penekanan hukum berkaitan dengan pidana hukum.

Dia berharap kedepannya lulusan mahasiswa Fakum Untad Palu dapat menjadi penegak hukum terbaik di daerah ini seperti pengacara, hakim, dan jaksa.

Sementara itu, Hasan, salah satu mahasiswa Fakum Untad Palu mengaku sangat merespon kegiatan kuliah umum yang dibawakan AKBP Teddy D Salawati.

Menurutnya, materi yang dibawakan Teddy sangat bermanfaat dan tentunya banyak menambah wawasan para mahasiswa Fakultas Hukum Untad.

“Kegiatan ini bagus sekali yang dilakukan oleh pihak kampus. Kalau bisa dilakukan lagi di lain waktu. Saya sangat suka dengan pemateri yang seperti ini, penjelasannya detail, baik, dan tidak terburu-buru, sehingga jelas dan mudah dipahami mahasiswa,” katanya.

“Harapan masyarakat itu sangat besar pada penegak hukum. Kalau hukum itu tidak ditegakkan dengan baik oleh para penegak hukum, maka hancurlah tatanan hukum di negara ini. Untuk apa negara kita negara hukum, kalau penegak hukumnya itu sendiri kurang bagus,” tegasnya. FIQ

Komentar