Lapas Palu Kelebihan Kapasitas

SEJUMLAH warga binaan Lapas Kelas II Palu, Sulawesi Tengah saat berdialog dengan anggota Komisi III DPR RI di lapas setempat, Selasa (2/5/2017). FOTO: HAPSAH

SultengTerkini.Com, PALU– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) saat ini kelebihan kapasitas.

Kepala Lapas Kelas ll Palu, Ismono membenarkan bahwa lapas yang dipimpinnya kini kelebihan kapasitas.

Dia mengatakan, saat ini Lapas Palu memiliki 565 binaan yang terbagi dalam perempuan 40 orang binaan, anak 16 binaan, sedangkan dewasa berjumlah 509 binaan.

Padahal kata dia, idealnya kapasitas di lapas seharusnya hanya bisa menampung 290 binaan.

“Kita memang over (kelebihan) kapasitas, sehingga daya tampung per kamar itu mencapai 11 binaan, padahal yang seharusnya hanya tujuh binaan saja. Tapi apa boleh buat, makanya kita saat ini tengah mencarikan solusinya,” tutur Ismono saat ditemui SultengTerkini.Com di Lapas Petobo, Selasa (2/5/2017).

Saat ini pihak lapas juga telah memiliki lahan pertanian di Jono Oge, Kabupaten Sigi seluas satu hektar, sehingga banyak binaan yang telah diberdayakan di lahan tersebut dan juga binaan yang ada di lapas berkurang.

Sementara itu, saat anggota Komisi III DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Benny K Harman mengunjungi Lapas Petobo sempat bercurhat selama sejam dengan sejumlah binaan lapas yang ditahan akibat kasus terorisme dialihkan ke tahanan Nusa Tenggara Timur dan Manado membuat keluarganya mengeluhkan karena sangat jauh.

“Kami inginkan lapas disini bisa mengembalikan teman kami yang telah dipindahkan ke lapas provinsi lain,” pinta Basri, salah satu warga binaan Lapas Palu yang diamini binaan lapas lainnya kepada rombongan Komisi III DPR.

Menjawab permintaan salah seorang warga binaan Lapas Palu terkait rekan-rekannya yang kini menjalani masa tahanan di luar Sulteng, Benny K Harman dari Fraksi Partai Demokrat menyatakan akan memperhatikannya.

“Ya untuk itu kami datang ke sini, salah satunya agar bisa mendapat informasi dan mendengar langsung apa yang menjadi keluhan warga binaan di lapas ini,” kata Benny.

Pihaknya akan menampung semua usulan warga binaan untuk kemudian disampaikan dalam rapat bersama instansi terkait di DPR.

Ikut mendampingi kunjungan anggota Komisi III DPR RI ke Lapas Palu antara lain Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sulteng Iwan Kurniawan, Kepala Divisi Pemasyarakatan Tholib dan sejumlah pejabat di lingkungan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM setempat.

Setelah meninjau Lapas Palu, para anggota Komisi III DPR RI yang membidangi masalah Hukum, HAM dan keamanan itu selanjutnya rapat dengar pendapat dengan jajaran Kanwil Kemenkumham Sulteng. SAH

Komentar