Hilang Melaut, Nelayan di Parigi Akhirnya Ditemukan Selamat

SEORANG nelayan (baju hitam) di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah yang sebelumnya dinyatakan hilang saat melaut, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat. FOTO: BASARNAS PALU

SultengTerkini.Com, PARIGI MOUTONG– Seorang nelayan di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah yang sebelumnya dinyatakan hilang saat melaut, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

Humas Basarnas Palu, Fatmawati kepada SultengTerkini.Com, Selasa (1/8/2017) mengatakan, pihaknya awalnya menerima informasi tentang seorang nelayan yang belum kembali ke rumahnya dari memancing di laut.

Nelayan bernama Launa Dg Pawe (57), warga Dusun II Desa Torue itu dinyatakan hilang pada Senin (31/7/2017) malam sekira pukul 21.30 Wita.

Berdasarkan keterangan dari anak kandung Launa, Nirwan, sekira pukul 03.00 Wita Launa berpamitan kepadanya untuk turun ke laut memancing ikan.

Korban Launa hanya membawa bekal air panas dan berpesan kepada anaknya rencananya sambil memancing akan terus pulang ke rumahnya di Dusun II Desa Torue.

Setelah dicek melalui telepon genggam oleh Nirwan kepada saudarinya yang tinggal serumah dengan Launa di Dusun II Torue bahwa orang tuanya belum sampai di rumahnya yang kebiasaan pukul 15.00 Wita Launa sudah pulang ke rumah dan sekira pukul 17.00 Wita Nirwan turun ke laut menggunakan perahu bertujuan mencari tahu tempat kebiasaan ayahnya memancing tapi belum juga ada ketemu

Nirwan sudah berusaha menghubungi teman-teman nelayan yang berada di Parigi guna menanyakan keberadaan ayahnya, namun satupun tidak ada yang ketemu  dengan korban saat melaut.

“Alhamdulillah korban akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah dilakukan upaya pencarian,” kata Fatmawati.

Ia mengatakan, korban Launa ditemukan oleh Tim SAR gabungan dalam keadaan selamat di Perairan Sausu, kurang lebih 17 knotmile arah timur tempat korban biasa memancing ikan.

“Korban bertahan di air dengan berpegangan pada sebuah rumpon,” kata Fatmawati.

Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi ke RS Anuntaloko Parigi dan selanjutya diserahkan kepada pihak keluarganya.

“Dengan demikian, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup, seluruh unsur SAR dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih,” katanya. CAL

Komentar