Ungkap Penyebab Kebakaran Pasar Masomba, Tim Labfor Makassar Didatangkan

POLDA Sulteng menyatakan akan ikut membantu pihak Polres Palu dalam mengungkap penyebab pasti kebakaran yang melanda Pasar Masomba pada Selasa (8/8/2017) malam. FOTO: ICHAL

SultengTerkini.Com, PALU– Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) menyatakan akan ikut membantu pihak Polres Palu dalam mengungkap penyebab pasti kebakaran yang melanda Pasar Masomba pada Selasa (8/8/2017) malam.

“(Penyebab kebakaran) Masih didalami dan akan kita back up Polres Palu,” kata Wakapolda Sulteng Kombes Polisi Muhammad Aris Purnomo kepada sejumlah jurnalis usai membuka pendidikan pembentukan Bintara di SPN Labuan Panimba, Kabupaten Donggala, Rabu (9/8/2017).

Saat ini kata Wakapolda, tim Polres Palu masih memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.

“Nanti kita akan bantu mengungkap penyebab kebakaran tersebut,” kata orang kedua di Polda Sulteng itu.

Salah satu dukungan dalam membantu mengungkap penyebab pasti kebakaran di Pasar Masomba, Polda Sulteng akan mendatangkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Makassar, Sulawesi Selatan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Iya, kalau untuk pengungkapan kebakaran besar seperti di Masomba itu akan kita turunkan tim dari Labfor Makassar, karena yang terdekat (dari Palu),” tutur perwira menengah berpangkat tiga melati di pundaknya itu.

Sementara itu, sejumlah anggota Tim Labfor Makassar sudah tiba di Kota Palu dan langsung melakukan olah TKP di lokasi kebakaran, Rabu sore tadi.

Demi kelancaran olah TKP, polisi memasang garis polisi di sepanjang lokasi kebakaran.

Sebelumnya diberitakan, Pasar Masomba, salah satu pasar terbesar di Kota Palu, Sulawesi Tengah kembali terbakar, Selasa (8/8/2017) malam.

Informasi yang berhasil dihimpun SultengTerkini.Com di lokasi kejadian, kebakaran itu terjadi sekira pukul 18.50 Wita atau usai Salat Magrib.

Sejumlah warga setempat, khususnya yang menjadi korban kebakaran itu marah bercampur kecewa akibat lambatnya pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian.

“Ada apa ini, kenapa belum ada mobil pemadam kebakaran datang?,” teriak seorang ibu sambil menyelamatkan barang di tokonya.

Sejumlah warga di lokasi mengaku telah menghubungi petugas pemadam kebakaran, namun hingga beberapa saat armadanya belum juga tiba di lokasi.

Tak diketahui jelas apa penyebab lambatnya pemadam kebakaran tiba di lokasi hingga membuat warga marah dan kecewa.

Lambannya pemadam kebakaran yang tiba di lokasi ditambah dengan kencangnya angin di lokasi membuat api makin berkobar.

Besarnya api membuat pedagang tak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa pasrah melihat tempat jualannya terbakar. Sementara sebagian pedagang lagi berusaha menyelamatkan barang jualannya dengan menggunakan kendaraan seadanya.

Meski sempat diguyur hujan, namun api tetap saja membakar bangunan dan isi pasar tersebut.

Sejumlah armada pemadam kebakaran baru tiba di lokasi sekitar sejam kemudian.

Tak diketahui alasan pasti lambannya pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.

Akibatnya sebanyak ratusan lapak dan los di pasar yang lokasinya berdekatan dengan Mall Tatura Palu itu ludes terbakar.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut, namun api diperkirakan bermula dari sebuah kios dalam pasar dekat WC umum. Bahkan ada pula informasi api bermula dari sebuah warung makan hingga terdengar ledakan hingga apinya membesar dan merembet ke lapak dan los yang lain.

Api baru berhasil dipadamkan lebih dari dua jam.

Meski tidak ada korban jiwa, namun akibat kebakaran itu kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Sebelumnya , Pasar Masomba juga mengalami kebakaran hebat pada Oktober  2012 hingga merenggut nyawa lima orang dewasa. CAL

Komentar