Lagi, Satu JCH Asal Tolitoli Meninggal Dunia di Tanah Suci Mekkah

KETUA Pemandu Haji Yayasan Sadar Islam Kabupaten Tolitoli, Yuniar saat menjenguk jenazah almarhumah Sitti Hadijah Rindu Kapitan (76) yang wafat karena sakit. FOTO: IST

SultengTerkini.Com, TOLITOLI Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, pasca dua hari meninggalnya satu Jamaah Calon Haji (JCH) asal Desa Bambapun, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah bernama Abdul Ghani bin Abdul Hafid, kembali kelompok terbang (kloter) VI Embarkasi Balikpapan Kalimantan Timur dirundung duka setelah satu JCH bernama Sitti Hadijah Rindu Kapitan (76) dikabarkan juga meninggal dunia di Tanah Suci Mekkah.

Sitti Hadijah meninggal dunia pada 21 Agustus 2017 sekira pukul 22.50 Waktu Arab Saudi (WAS) akibat penyakit jantung yang dideritanya.

Staf Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Tolitoli, Ismail membenarkan salah seorang JCH bernama Sitti Hadijah Rindu Kapitan (76) meninggal dunia akibat sakit jantung setelah dilakukan perawatan medis oleh tim dokter Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia di Mekkah Arab Saudi.

“Almarhumah merupakan Jamaah Calon Haji yang tergabung dalam pemberangkatan 247 JCH asal Kabupaten Tolitoli dan masuk dalam kategori lansia,” ujar Ismail ketika ditemui SultengTerkini.Com di ruang kerjanya, Selasa (22/8/2017).

Ia mengatakan, meski JCH tersebut belum mendapatkan haji, namun pihak PPIH selaku penanggung jawab haji, akan melakukan badal haji kepada yang bersangkutan.

Selain itu kata dia, pihak ahli waris almarhumah akan mendapatkan santunan dari pemerintah.

“Sampai hari ini sudah dua JCH asal Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah yang wafat. Keduanya dimakamkan di pemakaman Hudai Mekkah Arab Saudi,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima media ini, diketahui JCH haji yang meninggal tersebut merupakan warga Kampung Pajala Jalan HL Waani, Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli yang masuk dalam daftar pemberangkatan tahun 2017. SBR

Komentar