
SultengTerkini.Com, PALU– Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Longki Djanggola menerima audiensi CEO PT Vale Indonesia Tbk Febriany Eddy dan Komisaris PT Vale Indonesia Tbk di ruang kerjanya, Senin (24/5/2021).
Pada kesempatan itu, Gubernur Longki didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Elim Somba dan Kadis Penanaman Modal dan PTSP Sandra Tobondo.
Ceo PT Vale Indonesia Tbk, Febriany Eddy menyampaikan terima kasih atas kesediaan Gubernur Longki untuk menerima kunjungannya beserta rombongan.
“Setelah ditetapkan sebagai CEO PT Vale saya berharap ada masukan dari gubernur dan pertanyaan untuk kami jelaskan,” katanya.
Febriany Eddy menyampaikan sudah 52 tahun ada di Indonesia dan sudah membuktikan bagaimana komitmen PT Vale dalam melestarikan lingkungan hidup.
Karena sebelum PT Vale operasional terlebih dahulu dilakukan inventarisasi flora dan fauna yang ada dan setelah selesai memastikan kondisi lingkungan kembali seperti semula.
Sementara itu, Gubernur Longki Djanggola menyampaikan harapannya agar PT Vale dapat segera melakukan kegiatan atau operasi.
Gubernur berharap PT Vale Indonesia Tbk dapat memberikan dampak terhadap pembangunan Sulteng.
Longki menyampaikan bahwa dirinya selalu berbicara keras agar keberadaan 18 smelter yang ada memberikan dampak terhadap APBD Sulteng.
Selama ini smelter tersebut tidak memberikan dampak terhadap APBD Sulteng. “Saya bangga kalau PT Vale Indonesia sudah berjalan, saya berharap secepatnyalah,” katanya.
Gubernur juga menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan PT Vale Indonesia Tbk pascabencana di Sulteng yaitu pembangunan SPAM di Kabupaten Sigi. CAL














