PARIMO– Vakum selama dua tahun, Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) di Sulawesi Tengah kembali diaktifkan dan sekaligus akan membentuk pengurus yang baru.
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Parimo, Sakti Lasimpala saat memimpin jalannya rapat evaluasi yang dihadiri delapan orang setiap perwakilan zona wilayah mengatakan, hal-hal yang perlu dibahas adalah pembentukan pengurus yang baru sebagaimana Apdesi Parimo vakum setelah masa kepengurusannya akan berakhir.
“Hal-hal yang kita bicarakan hari ini adalah terkait dengan bagaimana kita mempersiapkan perangkat-perangkat untuk melaksanakan musyawarah, upaya pembentukan kepengurusan atau panitia penyelenggara musyawarah Apdesi Parigi Moutong,” katanya di Lolaro, belum lama ini.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Parimo, Agus Salim mengatakan, ujung tombak daripada desa adalah Apdesi, sehingga dia memberikan apresiasi dibentuknya kembali kepengurusan yang baru.
Agus Salim berharap semoga Apdesi Parimo menjadi inovasi untuk kemajuan daerah. “Yang hadir ini sudah terbagi menjadi tiga zona yaitu dari Kecamatan Sausu sampai Kasimbar, dari Kecamatan Tinombo Selatan sampai Mepanga dan dari Kecamatan Ongka Malino sampai Kecamatan Moutong. Olehnya wadah organisasi Apdesi ini harus betul-betul semua kegiatannya bisa menyejahterakan masyarakat di desanya masing-masing,” ujarnya.
Sekretaris Apdesi Sulteng, Sayhban mengatakan, untuk kepengurusan perlu komposisi organisasi yang sifatnya terstruktur dari pusat sampai ke tingkat Kecamatan. DPP di pusat, DPD di provinsi, DPAC di kecamatan dan DPC di kabupaten.
Keberadaan Apdesi Parimo pernah dikeluarkan Surat Keputusan tahun 2016 hingga 2018. Apdesi Parimo masa kerjanya hanya terbilang untuk tiga tahun agar terkoordinasi untuk dilakukan pergantian pemurnian perbaikan kedepan.
“Tidak diusulkan lima tahun karena mengingat pada saat itu belum representatif keterwakilan. Tetapi apapun bentuknya jangan kita perbesarkan kekurangannya. Kita pikirkan adalah bagaimana yang terbaik kedepan,” urainya. CAL















Komentar