PALU– Pimpinan Pusat (PP) Muhamadiyah meresmikan Gedung Klinik Utama Pembinaan Kesehatan Umat (PKU) Muhamadiyah di Jalan Rusdi Toana, Jabal Nur, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, pada Sabtu (26/3/2022).
Klinik pertama milik Muhammadiyah di Sulteng tersebut diresmikan oleh Ketua Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial PP Muhamadiyah, dr Agus Taufiqqurahman.
Dalam sambutannya, dia menuturkan, pembangunan klinik utama yang dilakukan Muhammadiyah merupakan bentuk kepedulian terhadap umat dan bangsa.
“Dengan adanya klinik ini kita berharap Muhammadiyah di Palu bisa memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara di bidang kesehatan,” ungkapnya.
Dalam dunia pendidikan, Muhammadiyah telah menyumbangkan beberapa sekolah di Palu, sehingga Muhammadiyah ingin membuat suatu terobosan baru di bidang kesehatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sulteng, dr I Komang Adi Sujendra mengapresiasi kontribusi Muhamadiyah dalam membangun Klinik Utama PKU.
“Saya berharap gedung ini bisa digunakan untuk sebaik-baiknya dan bisa unggul di bidang kesehatan serta diterima oleh lapisan masyarakat,” pungkasnya.
Selanjutnya, Adi menjelaskan, di Sulteng saat ini telah memiliki 11 klinik utama, klinik Pratama 117, sementara Rumah Sakit di Sulteng sebanyak 39.
Sehingga Adi berharap klinik utama milik Muhammadiyah bisa sesuai prosedur dan standar, baik dalam bidang sarana serta prasarana.
Secara terpisah dalam sambutan, Ketua DPRD Sulteng, Nilam Sari Lawira mengharapkan agar klinik Muhammadiyah bisa pindah status menjadi RS yang memiliki akreditasi baik.
“Saya mewakili anggota DPRD sangat mendukung seluruh program dari masyarakat yang bisa memberikan dampak baik bagi masyarakat Sulteng,” ucapnya.
Saat diwawancara tentang bantuan yang akan diberikan ke Muhammadiyah dari DPRD Sulteng, dirinya akan membantu untuk melengkapi fasilitas yang kurang untuk menjadi RS.
“InsyaAllah setelah tadi melihat keseluruhan klinik Muhammadiyah, saya akan bantu Rp 100 juta,” ucapnya.
Selain peresmian Klinik Utama PKU, pihak Muhammadiyah juga mengadakan kegiatan vaksinasi Covid-19 di tempat tersebut. ZEN










Komentar