Walikota Palu Harap Alumni Stikes BK Bekerja di Jepang

-Utama-
oleh

PALU– Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid membuka kegiatan Sosialisasi Program Bahasa Jepang dan perekrutan calon Pekerja Migran Indonesia dalam bidang keperawatan, di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bala Keselamatan (BK) Jalan Maluku, Palu Timur, Sabtu (4/6/2022).

Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Palu dan ISO Jepang. Dimana ISO Jepang merupakan pusat standarisasi pelatihan bahasa Jepang.

Dalam sambutannya, Walikota Hadianto berharap alumni Stikes BK Palu bisa memenuhi kouta untuk bekerja di Jepang dalam bidang kesehatan.

Menurutnya, dengan program ini tentunya juga bisa membuat Kota Palu dikenal oleh dunia luar.

“Tadi saya dapat informasi bahwa bidang kesehatan juga diperlukan sekali di Jepang, terutama merawat para lansia yang ada di Jepang. Saya kira ini kesempatan sangat baik bagi para mahasiswa sekalian,” ucap Hadianto di hadapan ratusan mahasiswa Stikes BK Palu.

Dia menambahkan, Pemkot Palu akan memberangkatkan 150 anak untuk bekerja di Jepang secara bertahap. Di Juni ini akan ada 20 anak diberangkatkan ke Jepang tahap pertama.

“Kota Palu ini mempunyai kouta 500 orang untuk bekerja di Jepang, dan Alhamdulilah dari 150 anak yang sudah ikut ISO Jepang semuanya diterima oleh perusahaan di Jepang dan siap untuk dipanggil,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Stikes BK Palu, Estelle Lilian mengatakan, sekolah yang dipimpinya itu telah meluluskan 1.873 alumni, dimana sebanyak 137 alumni diantaranya telah bekerja di luar negeri.

“Kami disini tidak hanya memberikan mereka pelajaran dan teori saja, namun juga harus menyiapkan lapangan pekerjaan untuk para alumni, sehingga setelah lulus bisa memperbaiki ekonomi masing-masing,” ucapnya.

Dalam acara tersebut juga hadir dua alumni Stikes BK Palu, dimana keduanya telah mendapatkan sertifikasi bahasa Jepang dari ISO Jepang.

Mereka mengungkapkan bahwa untuk mendapatkan sertifikasi harus belajar kurang lebih selama tiga bulan. ZEN

Komentar