Sulteng Salurkan Bantuan Benih Jagung untuk 1.989 Hektare di Sigi

-Utama-
oleh

SIGI– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) menyalurkan bantuan benih jagung hibrida untuk 1.989 hektare area di wilayah Kabupaten Sigi dalam rangka membantu dan mendorong petani mengembangkan pertanian.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Provinsi Sulteng, Nelson Matumbun, di Palu mengemukakan, Kabupaten Sigi merupakan satu daerah potensial pertanian, yang menjadi sasaran dalam pengembangan tanaman jagung.

“Tahun ini ada bantuan benih jagung untuk 1.989 hektare area di Kabupaten Sigi,” kata Nelson.

Nelson mengatakan, bantuan benih jagung hibrida tersebut mulai didistribusikan oleh Pemprov Sulteng pada bulan ini, yang diawali dengan penyerahan secara simbolis dari Gubernur Sulteng Rusdy Mastura kepada dua kelompok tani di Desa Pakuli dengan luas lahan garapan mencapai 63 hektare.

“Bantuan benih jagung hibrida di Kabupaten Sigi secara total untuk 1.989 hektare area lahan pertanian di Sigi, dan sudah diserahkan secara simbolis kepada dua kelompok tani yang lahan garapannya 63 hektare. Kami harapkan bantuan tersebut mendorong petani untuk menggencarkan penanaman jagung hibrida,” kata dia.

Dia mengatakan, Sulteng dengan potensial sektor pertanian dan pangan yang dimiliki, diharapkan oleh Pemerintah Pusat dapat menopang pembangunan swasembada pangan nasional, sekaligus menjadi penyangga kebutuhan pangan untuk IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

Terkait hal itu, sebut dia, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi memberikan target kepada Pemprov Sulteng agar menyiapkan 15.000 hektare lahan untuk pengembangan jagung.

Selain itu sebut dia, Kementerian Pertanian memberikan target kepada Pemprov Sulteng menyiapkan lahan seluas 30.000 hektare untuk pengembangan jagung dan kedelai.

“Berdasarkan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Gubernur Sulteng dan identifikasi wilayah potensial pertanian, Sulteng mampu menyiapkan 178.000 hektare lahan pengembangan jagung,” ucapnya.

Dia mengatakan, 178.000 hektare itu sudah termasuk lahan potensial pengembangan jagung hibrida yang ada di Kabupaten Sigi.

Nelson juga mengatakan, tahun 2022 ini Kementerian Pertanian akan memberikan bantuan pupuk organik cair untuk 60.000 hektare lahan pertanian di Sulteng.

“Selain memberikan bantuan kepada petani berupa benih bibit, pupuk organik, dan bantuan modal usaha melalui skema KUR pertanian, Pemprov Sulteng juga memberikan bantuan alat mesin pertanian,” ungkap dia. ANT

Komentar