Kemenkominfo Ajak Jurnalis Sulteng Edukasi Literasi Digital Masyarakat

-Utama-
oleh

PALU– Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengajak para jurnalis di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengedukasi tentang literasi digital kepada masyarakat melalui sajian berita.

“Di era globalisasi ini, perkembangan dunia digital semakin pesat, oleh karena itu perlu dilakukan pemilahan informasi, dan jurnalis memiliki peran penting memberikan literasi media kepada masyarakat,” kata Rizki Ameliah, Koordinator Literasi Digital Kemenkominfo saat membuka kegiatan festival media digital Sulteng 2022 secara virtual, Jumat (9/12/2022).

Dia menjelaskan, sebagaimana arahan Presiden RI Joko Widodo menitikberatkan kepada Kemenkominfo sebagai garda terdepan dalam percepatan transformasi digital bangsa Indonesia, sehingga untuk mencapai visi dan misi tersebut, pihaknya berperan sebagai regulator dan fasilitator di bidang digital di Tanah Air.

“Menurut laporan yang dirilis Aliansi Jurnalis Independen (AJI) pada Juli 2021 menemukan lebih dari 20 juta orang atau 77 persen lebih dari jumlah populasi rakyat Indonesia merupakan pengguna aktif internet. Tingginya jumlah pengguna internet, dapat menciptakan peluang dan tantangan bagi jurnalis dalam menyikapi berbagai perkembangan informasi di tengah publik,” ujar Rizki.

Menurut dia, jurnalis memiliki kemampuan dalam mengolah dan memilah informasi dari berbagai sumber yang layak dikonsumsi publik.

“Meredam informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya perlu kolaborasi dengan berbagai pihak, tidak terkecuali jurnalis dan perusahaan pers,” ucap Rizki.

Dia juga meminta jurnalis dapat beradaptasi dengan bijak dan cakap dalam penggunaan internet, sehingga peluang digital tidak menjadi rugi, tetapi justru dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan bangsa.

Rizki mengatakan, Kemenkominfo melalui gerakan nasional literasi digital terus berkreasi untuk hadir memberikan berbagai literasi digital bagi rakyat Indonesia, dan secara khusus program ini telah berhasil menjangkau lebih dari jutaan bagi masyarakat di 514 kabupaten/kota dan 34 provinsi di Indonesia.

“Program literasi digital dilaksanakan berkesinambungan. Dari festival media digital di Palu ini adalah bagian transformasi digital,” kata Rizki. ANT

Komentar