Delapan Jenis Tambang di Sulteng Belum Berikan Kontribusi Signifikan untuk Daerah

-Kota Palu, Utama-
oleh

PALU– Universitas Tadulako (Untad) kembali mewisuda sebanyak 1.577 mahasiswa yang telah merampungkan proses perkuliahannya, bertempat di auditorium kampus itu pada Kamis (23/11/2023).

Wisudawan tersebut berasal dari berbagai jurusan dan tingkatan, mulai Program Doktor, Magister, Profesi, Sarjana, dan Diploma.

Pelaksanaan rapat senat wisuda ini dibuka oleh Djayani Nurdin selaku Ketua Senat Untad dengan didampingi oleh Rektor Amar serta dihadiri Gubernur Rusdy Mastura dan seluruh civitas akademika.

Dalam momentum yang berbahagia itu, Gubernur Rusdy Mastura mengucapkan selamat kepada para lulusan yang telah menyelesaikan studi di Untad.

“Semoga dapat memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh selama masa studi untuk membangun masa depan,” harapnya.

Dengan diberlakukannya Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (IKN), Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah saat ini telah menyiapkan beberapa sektor potensial untuk menjadi daerah penopang/penyanggah di Kalimantan.

Berkenaan hal tersebut, gubernur mengakui telah mengirimkan usulan Rancangan Peraturan Presiden tentang Rencana Induk Percepatan Pembangunan Ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah Berbasis Klaster Perwilayahan ke Pemerintah Pusat.

Usulan dimaksud bertujuan untuk mendorong akselerasi pembangunan infrastruktur di Sulteng, Negeri Seribu Megalit.

Berdasarkan pendapatnya, Sulteng merupakan daerah yang unik dan sangat kaya, mengingat daerah ini terdapat delapan jenis tambang, termasuk nikel.

Namun hal itu, belum sepenuhnya memberikan kontribusi yang signifikan untuk kemajuan pembangunan daerah.

Untuk itu, dalam rangka meningkatkan fiskal daerah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan menggandeng Untad untuk menghitung Dana Bagi Hasil (DBH) di sektor industri agar dilaporkan ke Presiden RI melalui Kementerian Keuangan.

“Mari kita bersama-sama membangun Sulawesi Tengah,” pungkasnya mengajak.

Sementara itu, Rektor Untad Amar berpesan agar para alumni membuat langkah perubahan yang lebih baik dan maju.

“Setiap langkah kecil yang kita ambil saat ini adalah bekal untuk melangkah lebih jauh dalam meraih impian di masa depan,” tuturnya.

Turut hadir, unsur Forkopimda, Karo Adpim Eddy Lesnusa, Anggota DPRD Sulteng, dan para orang tua wisudawan. CAL

Komentar