Lulusan STIK-IJ Palu Diharap Jadi Tenaga Kesehatan Profesional

-Utama-
oleh

PALU– Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Rusdy Mastura diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Fahrudin menghadiri Wisuda Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya (STIK-IJ) ke 22 Tahun 2023 di sebuah hotel Jalan Wolter Monginsidi, Kota Palu pada Kamis (21/12/2023).

Dalam sambutannya, gubernur melalui Asisten Fahrudin memberi selamat kepada 79 wisudawan STIK-IJ dan berharap semoga cepat terserap ke bursa kerja serta melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

79 lulusan angkatan XXII terdiri dari 41 Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) dan 38 Sarjana Keperawatan (SKep).

“Tidak menutup kemungkinan, semoga ada diantara kalian yang diwisuda hari ini bisa meraih guru besar sebagai profesor,” ucap asisten yang langsung diamini wisudawan.

Asisten juga mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan STIK-IJ dalam pengimplementasian nilai-nilai Tri Dharma perguruan tinggi.

Hal ini berbuah manis dengan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) lima Program Kampus Merdeka pada wilayah LLDIKTI XVI; peringkat 1 Sistem Penjaminan Mutu oleh Kementerian Dikbud-Ristek per 16 Desember 2023; program studi yang seluruhnya terakreditasi baik sekali; tersertifikasinya dosen-dosen STIK-IJ dan transformasi kelembagaan dari sekolah tinggi menjadi universitas tahun 2024.

“Semoga sukses menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul dan terpercaya di masyarakat, sebagai center of excellence (pusat keunggulan),” harap asisten ke civitas STIK-IJ.

Sementara Kepala LLDIKTI Wilayah XVI diwakili Ketua Pokja Kelembagaan Darwin Baruwadi menekankan pentingnya filosofi head, hand dan heart yang harus diamalkan.

“Supaya para lulusan STIK-IJ tidak hanya mengandalkan pengetahuan dan keterampilan saja, akan tetapi diikuti pula dengan perasaan serta empati sebagai satu kesatuan yang terintegrasi,” katanya.

“Saat anda mencintai profesi ini, maka kalian akan ikhlas dalam bekerja,” ujarnya mendorong lulusan agar menjadi tenaga kesehatan profesional.

Senada dengan harapan ketua pokja, Ketua Yayasan Tri Karya Husada, Pash Panggabean meminta lulusan senantiasa berkarya kepada masyarakat walau sekecil apapun itu demi mengabdikan ilmunya dengan ikhlas.

“Pikirkan apa yang bisa kalian bantu di tengah masyarakat,” katanya berpesan.

Di momen wisuda ini juga diisi dengan orasi ilmiah berjudul ‘Optimalisasi Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas 2045’ oleh Rosmala Nur, guru besar pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako. LAH

Komentar