Pertama Kalinya, Rudal Houthi Tembus Pertahanan Misil Israel dan Hantam Eilat

-Internasional, Utama-
oleh

TEL AVIV– Rudal kelompok Houthi Yaman, untuk pertama kalinya, berhasil menembus sistem pertahanan misil Israel dan menghantam wilayah Eilat. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada Selasa malam mengakui insiden kebobolan yang dialami sistem pertahanannya.

Menurut IDF, yang dilansir Jerusalem Post, Rabu (20/3/2024), laporan adanya benda tak dikenal yang mendarat di utara Eilat pada Minggu malam merujuk pada rudal jelajah yang datang dari arah Laut Merah.

Meskipun IDF tidak secara spesifik mengidentifikasi Houthi, kelompok yang didukung Iran itu telah mencoba menyerang Israel dengan rudal balistik berkali-kali selama berbulan-bulan.

Sebelumnya, seluruh rudal yang ditembakkan Houthi telah ditembak jatuh, seringkali oleh sistem pertahanan rudal Arrow 1 atau Arrow 3. Ada satu kasus drone kecil yang ditembakkan dari Suriah menembus Eilat, namun kerusakannya kecil dan potensi kerusakannya kecil.

Sebaliknya, rudal jelajah yang menghantam wilayah Eilat tersebut tidak mengenai bangunan apa pun dan mendarat di area terbuka, namun berpotensi menimbulkan kerusakan yang jauh lebih besar.

IDF mengatakan pihaknya sedang menyelidiki mengapa rudal jelajah tersebut bisa lolos tanpa ditembak jatuh oleh sistem pertahanan misil Zionis. Salah satu kemungkinannya adalah rudal jelajah itu terbang dengan gaya line-drive dan mungkin mengejutkan operator pertahanan udara.

Sistem pertahanan rudal David Sling dari Israel juga dibuat untuk menembak jatuh rudal jelajah, tetapi sampai saat ini belum digunakan di Eilat.

(sumber: sindonews.com)

Komentar