Gubernur Sulteng: Banjar Bagian dari Diri Saya!

-Kota Palu, Utama-
oleh

PALU– Pengurus Wilayah Kerukunan Bubuhan Banjar (PW KBB) Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk periode 2023-2027 resmi dilantik pada Sabtu (22/6/2024).

Acara pelantikan di sebuah hotel Kota Palu ini dipimpin oleh Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor, yang juga merupakan Presiden Sa dunia (kebahagiaan) KBB Pusat.

Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Sulteng Rusdy Mastura, Ketua DPRD Kalsel Suprian Hamkah, dan paguyuban Banjar di Sulteng dan tokoh-tokoh KBB, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Sulteng, Wijaya Candra.

Pada kesempatan itu, Ketua DPW KKB Sulteng, Muhammad Zain Halud menyampaikan, Sulteng dikenal dengan Negeri 1000 Megalit, yang dicanangkan oleh Gubernur Rusdy Mastura.

“InsyaAllah dengan dicanangkannya Negeri 1000 Megalit, Sulteng lebih dikenal lagi oleh dunia internasional dan sektor pariwisatanya akan lebih maju,” katanya.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin mengaku berbahagia atas sambutan yang sangat baik dari Gubernur Sulteng, saat tiba di Kota Palu.

“Saya sangat bahagia dengan sambutan yang luar biasa dari Gubernur Sulteng. Ini menunjukkan betapa eratnya hubungan antara kami,” ujarnya.

Gubernur Kalsel mengapresiasi Gubernur Sulteng yang saat ini memiliki umur 74 tahun, terus memimpin Sulawesi Tengah yang lebih maju lagi, sesuai dengan julukan, Negeri 1000 megalit.

“Saking bagus batunya, itu dikirim ke Banjar,” ujar Birin disambut riuh tawa hadirin.

Dia pun berpesan kepada jajaran DPW KKB Sulteng, agar terus memberi kontribusi positif untuk Sulawesi Tengah, dan menjalin hubungan baik dengan semua orang, serta membaur dengan semua kerukunan yang ada.

“Orang-orang Banjar sangat taat agama, dan kuat memegang tradisi budaya. Membaurlah dengan semua suku yang ada di Kota Palu,” pesannya.

Sementara itu, Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura mengaku sudah bagian dari banjar.

Karena kata dia, sejak lama sudah berbaur dengan orang-orang Banjar, baik melalui sepak bola, pun dalam pergaulan sehari-hari.

“Orang Banjar ini sama kita sudah menyatu, saya sudah merasa bagian dari Banjar,” kata Rusdy Mastura.

Dia pun meminta agar KKB Sulteng membuat studi sejarah masuknya Banjar di Sulteng, agar memberikan pengetahuan kepada semua orang, khususnya di Kota Palu.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa dia memiliki kedekatan dengan tokoh-tokoh Banjar yang tersebar di Indonesia, termasuk, KH Rustam Arsyad di Kota Palu, yang merupakan Murid Pendiri Alkhairaat, Habib Idrus Bin Salim Aljufri (Guru Tua).

“Banjar ini bagian dari diri saya,” kata Gubernur Rusdy Mastura.

Pelantikan ini juga dihadiri Ustaz Fikri Haikal MZ, putra dari almarhum KH Zainudin MZ, yang memberikan tausiyah pesan-pesan kebaikan bagi semua hadirin. CAL

Komentar