PALU– Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, pasangan calon Kepala Daerah Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terus mengintensifkan kegiatannya dalam masa kampanye.
Setidaknya hingga hari ke 15 masa kampanye terhitung mulai 25 September hingga 9 Oktober 2024 Posko Operasi Mantap Praja (OMP) Tinombala mencatat 953 kegiatan kampanye yang dilakukan paslon atau tim pemenangan.
Hal itu diungkap Wakasatgas Humas OMP Tinombala 2024, AKBP Sugeng Lestari usai mengikuti Analisa dan Evaluasi Mingguan Operasi Mantap Praja Tinombala yang berlangsung di Ruang Posko OMP di lantai I Polda Sulteng, Jumat (11/10).
Dia mengatakan, 953 kegiatan kampanye, kepolisian telah mengeluarkan 879 Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) dan 74 pelaksanaan kampanye tanpa STTP.
Dia menjelaskan, 74 pelaksanaan kampanye tanpa STTP ini lebih dikarenakan pertemuan yang dilakukan oleh paslon atau tim pemenangan hanya diikuti oleh sekitar 10-20 orang.
Akan tetapi Sugeng mengimbau agar setiap paslon atau tim pemenangan tetap menyampaikan surat pemberitahuan kepada kepolisian apabila akan melaksanakan kampanye.
“Berapapun target massa yang diundang, agar kegiatan kampanye tetap dalam pemantauan, pengamanan dan pengawalan pihak kepolisian,” katanya.
Untuk diketahui kata Sugeng, pilkada serentak 2024 di Provinsi Sulawesi Tengah diikuti 53 paslon terdiri dari tiga paslon Gubernur/Wakil Gubernur, 47 paslon Bupati/Wakil Bupati dan tiga paslon Walikota/Wakil Walikota.
“Sampai hari ke 15 masa kampanye pilkada serentak 2024, secara umum situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Sulteng tetap dalam keadaan aman dan kondusif,” tuturnya.
Dia berharap situasi ini tetap dijaga dan diperlihara hingga berakhirnya tahapan Pilkada 2024. HAL















Komentar