PALU– Walikota Palu diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rahmat Mustafa secara simbolis melepas 89 Jemaah Calon Haji (JCH) dari Kloter 12 atau kloter terakhir Kota Palu untuk diberangkatkan ke Tanah Suci pada Rabu (21/5/2025), di Rumah Jabatan walikota.
Dalam sambutannya, Asisten Rahmat menyampaikan bahwa momen keberangkatan haji ini merupakan saat yang sangat dinanti-nantikan oleh para jemaah setelah dengan penuh kesabaran menunggu kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.
Menurutnya, inilah momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh jemaah haji setelah dengan sabar menanti untuk memperoleh kesempatan menunaikan rukun Islam ke lima.
Oleh karena itu, dia mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji. “Semoga memperoleh haji yang mabrur. Balasan haji mabrur adalah surga,” katanya.
Rahmat menekankan, keberangkatan haji bukan hanya sekadar perjalanan fisik, namun merupakan ibadah yang sarat makna spiritual.
Dia menuturkan, kesempatan menunaikan ibadah haji adalah panggilan dari Allah SWT yang tidak semua orang bisa peroleh, meskipun memiliki keinginan dan kemampuan.
“Haji adalah perjalanan ibadah, perjalanan yang terbangun secara imania antara seorang hamba dengan Sang Khalik, yang hanya dapat terjadi jika Allah menghendakinya,” katanya.
Asisten Rahmat juga berpesan kepada jemaah agar menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan niat tulus, mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, serta menjaga sikap dan akhlak selama di Tanah Suci.
“Buang jauh sikap egois, arogansi, dan rasa merasa benar sendiri. Bangunlah rasa kasih sayang, perkuat persaudaraan dan nilai-nilai kebersamaan, serta tampil sebagai haji yang santun dan berakhlakul karimah,” kata dia berpesan.
Di akhir sambutannya, Asisten Rahmat berharap para JCH turut mendoakan masyarakat dan Palu agar senantiasa dalam lindungan serta bimbingan Allah SWT, khususnya upaya mewujudkan kota yang lebih baik dan sejahtera.
Acara pelepasan ini berlangsung penuh khidmat dan haru, serta dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat serta keluarga para JCH. CAL












Komentar