PALU- DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penjelasan gubernur terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas pidato nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025-2029.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulteng, Muhammad Arus Abdul Karim ini dihadiri oleh unsur pimpinan dan anggota DPRD serta pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng, di ruang Sidang Utama DPRD Sulteng, Jalan Muhammad Yamin, Kota Palu, pada Selasa (15/7/2025).
Wakil Gubernur (Wagub) Sulteng, Reny A Lamadjido yang membacakan sambutan Gubernur Anwar Hafid mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh fraksi DPRD atas apresiasi dan dukungan terhadap Ranperda tentang RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025-2029.
Dia menjelaskan, RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025-2029 disusun berdasarkan prinsip keselarasan vertikal dan horizontal, dengan mengacu pada dokumen RPJMN Tahun 2025-2029 dan RPJPD Tahun 2025-2045.
Wagub menjelaskan, RPJMD telah menjabarkan visi-misi kepala daerah terpilih secara operasional dan telah memuat strategi sektoral dan lintas sektor yang mencakup program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis lokal, hilirisasi komoditas unggulan, pembangunan infrastruktur dasar di wilayah yang tertinggal, serta pengarusutamaan pelestarian lingkungan dan kebijakan adaptasi perubahan iklim.
Dia menyampaikan penjelasan terhadap pandangan umum dari masing-masing fraksi seperti dari Partai Golkar, Nasdem, Demokrat, Gerindra, PDI Perjuangan, PKS, PKB, dan Amppera.
Wagub menyampaikan apresiasi atas dukungan dan masukan dari seluruh fraksi dan menjelaskan bahwa Pemprov Sulteng akan terus berkolaborasi dengan DPRD dan masyarakat untuk mewujudkan pembangunan yang terencana, terarah, dan akuntabel.
Dengan penjelasan ini, diharapkan Ranperda RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025-2029 dapat segera ditetapkan menjadi Peraturan Daerah dan menjadi acuan utama dalam pelaksanaan pembangunan daerah Provinsi Sulawesi Tengah ke depan.
Selanjutnya dia menjelaskan progres pembangunan Masjid Raya Baitul Khairaat yang pembangunannya diharapkan dapat selesai pada Oktober 2025
Dia juga menyampaikan komitmen pemprov untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur dalam bingkai Program Sembilan Berani. CAL
















Komentar