PARIMO– Dalam upaya memperkuat disiplin dan menjaga marwah institusi Polri, Kapolres Parigi Moutong (Parimo), AKBP Hendrawan AN melakukan inspeksi mendadak (sidak) kepada seluruh personelnya di halaman depan mapolres setempat pada Senin (6/10/2025) pagi.
Dalam sidak itu, kapolres didampingi Wakapolres Kompol Romy Gafur bersama para pejabat utama.
Sidak itu difokuskan pada pemeriksaan telepon seluler (ponsel) personel sebagai bentuk langkah tegas dan nyata dalam menindaklanjuti arahan pimpinan Polri terkait pemberantasan praktik judi online di kalangan anggota kepolisian.
Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen kuat Polres Parimo untuk menjaga integritas serta mencegah segala bentuk penyimpangan di internal kepolisian.
Dalam arahannya sebelum pelaksanaan pemeriksaan, Kapolres Parimo menegaskan, tindakan ini bukan untuk menekan, tetapi sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan agar seluruh anggota selalu berada di jalur yang benar sesuai nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya.
“Sidak ini adalah bentuk komitmen kita bersama untuk menjaga kehormatan institusi. Saya tidak ingin ada anggota Polres Parigi Moutong yang mencoreng nama baik Polri dengan terlibat judi online. Siapa pun yang terbukti, akan saya tindak tegas tanpa pandang bulu,” tegas Hendrawan.
Kapolres menambahkan, judi online telah menjadi salah satu masalah serius yang dapat merusak moral, disiplin, dan keuangan pribadi anggota, bahkan berdampak pada kehidupan keluarga.
Oleh karena itu, dia meminta seluruh jajarannya untuk menjauhkan diri dari segala bentuk perjudian dan fokus dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Jangan sampai gara-gara judi online, karier dan masa depan kalian hancur. Lebih baik kita hidup sederhana tapi terhormat, daripada berlimpah harta tapi hasil dari pelanggaran,” tuturnya.
Kapolres memimpin langsung pemeriksaan ponsel setiap personel.
Pemeriksaan dilakukan secara teliti terhadap aplikasi yang terpasang, riwayat transaksi digital, serta aktivitas di media sosial untuk memastikan tidak ada keterlibatan dalam praktik perjudian daring.
Selama proses pemeriksaan, suasana berlangsung tertib dan penuh kesadaran.
Para personel secara kooperatif menyerahkan ponsel mereka untuk diperiksa, menunjukkan dukungan penuh terhadap langkah pembinaan dan pengawasan internal tersebut.
Wakapolres Romy Gafur dalam kesempatan itu juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkala dan mendadak, guna mencegah terjadinya pelanggaran yang bisa merusak citra Polri.
“Kami tidak ingin menunggu ada pelanggaran baru bertindak. Pencegahan lebih baik daripada penindakan. Ini bentuk kepedulian pimpinan agar seluruh personel tetap bersih dan profesional,” ungkap Wakapolres Romy.
Kapolres Parimo menambahkan, kegiatan ini tidak berhenti hanya pada tingkat polres, tetapi akan dilanjutkan hingga ke polsek jajaran untuk memastikan seluruh anggota Polri di wilayah hukumnya bebas dari praktik judi online maupun pelanggaran etika lainnya.
“Saya ingin seluruh anggota polres dan polsek jajaran menjadi contoh bagi masyarakat. Kita harus menunjukkan bahwa Polri adalah institusi yang bersih, berintegritas, dan dapat dipercaya,” tuturnya. CAL











Komentar