Jumat, 17 Juli 2026
BREAKING

PVMBG Tambah Lima Matra Kebencanaan Geologi, Termasuk Likuefaksi di Palu

RAPAT Mitigasi Bencana Geologi dan Rencana Sinergi di Provinsi Sulawesi Tengah bersama Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Prihatin Hadi Wijaya di Ruang Polibu kantor gubernur, Rabu (29/10/2025) siang. FOTO: BIRO ADPIM

PALU– Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah (Sulteng), Reny A Lamadjido menekankan urgensi sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) sebagai langkah strategis dalam mengurangi resiko bencana geologi.

Penegasan ini disampaikan pada Rapat Mitigasi Bencana Geologi dan Rencana Sinergi di Provinsi Sulteng bersama Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Prihatin Hadi Wijaya di Ruang Polibu kantornya, Rabu (29/10/2025) siang.

Wagub menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran PVMBG yang menambah fasilitas pemantauan aktivitas Gunung Colo di Kabupaten Tojo Unauna, yang termasuk kategori gunung api aktif di Indonesia.

Penambahan peralatan merupakan langkah nyata dalam memperkuat mitigasi di Sulteng yang tergolong daerah rawan bencana.

“Mudah-mudahan bapak dapat membawa alat-alat yang lebih banyak ke depan,” harap Wagub Reny Lamadjido.

Sementara Kepala PVMBG, Prihatin Hadi Wijaya mengemukakan, matra kebencanaan geologi di Indonesia telah ditambahkan, dari semula hanya empat menjadi sembilan.

Penambahan ini didasari pada temuan berbagai jenis bencana geologi di lapangan, seperti amblesan tanah di Purwakarta dan likuefaksi di Palu.

“Empat matra sebelumnya mencakup gunung api, gempa bumi, tsunami, dan gerakan tanah. Kini ditambah dengan lima matra baru, yaitu amblesan tanah, semburan gas, semburan lumpur, likuefaksi, dan abrasi pantai,” terangnya.

Pertemuan diharapkan berlanjut dengan perjanjian kerjasama antara PVMBG, Pemprov Sulteng dan perguruan tinggi untuk memperkuat sinergitas dalam mitigasi berbasis sains dan teknologi.

Rapat turut diikuti Asisten Pemerintahan dan Kesra Fahrudin, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulteng Akris Fattah Yunus, perwakilan BMKG, akademisi Untad dan beberapa kepala perangkat daerah. LAH

SultengTerkini

PVMBG Tambah Lima Matra Kebencanaan Geologi, Termasuk Likuefaksi di Palu