Tertinggi Kedua Nasional, Ekonomi Sulteng Tumbuh Solid

-Utama-
oleh

PALU- Ekonomi Sulteng pada triwulan III tahun 2025 sangat menggembirakan. Dengan nilai 7,79 persen, pertumbuhan ekonomi Sulteng tercatat sebagai pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua secara nasional.

Deputy Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulteng, Miftachul Choir mengatakan, kuatnya pertumbuhan ekonomi Sulteng tahun ini didorong oleh akselerasi investasi dan kinerja sektor eksternal dimana pembentukan modal tetap bruto tumbuh solid serta permintaan ekspor global yang sangat tinggi.

“Ekonomi kita tumbuh 7,79 persen di bawah Provinsi Maluku Utara. Capaian ini mencerminkan ketahanan ekonomi daerah yang kuat didorong oleh aktivitas pengolahan logam dasar yang tetap ekspansif dan kinerja ekspor yang solid,” urai Miftachul Choir pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Sulteng di Sriti Convention Hall, Jum’at malam (28/11/2025).

Miftachul menambahkan, kinerja lapangan usaha di Sulteng hingga triwulan III tahun 2025 tumbuh positif.

Industri pengolahan tumbuh tinggi seiring penambahan kapasitas produk olahan stainless steel dan bahan baku baterai listrik.

Lapangan usaha pertambangan juga tumbuh signifikan didorong oleh permintaan bahan baku yang sangat tinggi.

Selain itu, sektor ekonomi di bidang kehutanan, pertanian dan perikanan sebagai  mata pencaharian sebagian besar masyarakat Sulteng juga tumbuh dengan baik.

Meski demikian, ada beberapa tantangan yang perlu dihadapi kedepan. 

Capaian inflasi bulan berjalan yang masih berada di atas target, percepatan digitalisasi agar tetap relevan dan kompetitif menjadi tantangan ekonomi Sulteng.

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi juga perlu semakin inklusif,” terangnya.

Olehnya, Miftachul Choir meminta kepada pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan di Sulawesi Tengah untuk terus bersinergi demi pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berdaya tahan.

“Kita harus tetap bersinergi dalam pengendalian inflasi, sinergi mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, sinergi dalam mengembangkan komoditas unggulan Sulteng,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten 1 Setdaprov Sulteng, Fahruddin Yambas mengapresiasi sinergi yang telah terjalin baik selama ini. 

Menurut Fahruddin, pertumbuhan ekonomi Sulteng yang tinggi menandakan bahwa ekonomi masyarakat di Bumi Tadulako terus membaik dan sejahtera.

“Terima kasih kepada TPID, forkopimda dan seluruh pihak yang telah bekerja keras meningkatkan ekonomi masyarakat di Sulawesi Tengah,” tutur Fahruddin.

Pada Pertemuan ini, Bank Indonesia Sulteng memberikan penghargaan kepada para pelaku UMKM berprestasi, bank terbaik serta mitra kerja Bank Indonesia terbaik 2025. GUS

Komentar

News Feed