HONG KONG– Berdasarkan informasi KJRI Hong Kong, sejauh ini Polisi Hong Kong memverifikasi tujuh warga negara Indonesia (WNI) yang meninggal dunia dalam kebakaran gedung perumahan.
“KJRI berkomunikasi dengan keluarga korban WNI dan bekerja sama dengan pemerintah setempat terkait penanganan jenazah,” ungkap Jubir 2 Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Vahd Nabyl Achmad Mulachela.
Selain itu, KJRI juga telah menyalurkan bantuan logisitk ke beberapa shelter, dan membuka posko di salah satu pusat penyaluran bantuan Tai Po Community Center.
Proses identifikasi jenazah masih dilakukan otoritas berwenang. KJRI terus aktif memantau perkembangan dan menindaklanjuti keadaan di lapangan.
Kebakaran itu mengguncang Hong Kong karena banyak korban tewas dan terluka. Kebakaran diduga diperparah oleh perancah bangunan yang terbuat dari bambu dan bahan yang mudah terbakar.
(sumber: sindonews.com)











Komentar