Kapolda Sulteng Ingatkan 72 Siswa Diktukba Jaga Sikap dan Perilaku

-Donggala, Utama-
oleh

DONGGALA– Menjelang pelantikan Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Polisi Endi Sutendi memberikan pembekalan kepada 72 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Angkatan ke 53 Tahun Anggaran 2025 berlangsung di Aula Catur Prasetya SPN Polda Sulteng, Senin (22/12/2025).

Pembekalan ini menjadi bagian dari upaya penanaman nilai-nilai dasar kepolisian kepada para calon bintara Polri sebelum mereka terjun ke tengah masyarakat.

Kapolda Sulteng menekankan pentingnya kesiapan mental, moral, dan profesionalisme sejak dini dalam menjalani tugas sebagai anggota Polri.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Endi Sutendi turut didampingi Kepala SPN Kombes Seminar Sebayang dan sejumlah pejabat utama Polda Sulteng.

Mereka di antaranya Kepala Biro (Karo) Log Kombes Slamet Riyadi, Karo SDM Kombes Anton Sudjarwo, Kabid Propam Kombes Roy Satya Putra, serta Wadir Samapta AKBP Jovan Reagan Sumual.

Kapolda Endi Sutendi dalam arahannya menegaskan, tugas Polri merupakan perwujudan dari nilai-nilai luhur Tribrata dan Catur Prasetya.

Nilai tersebut, kata dia, telah diamanatkan secara jelas dalam Pasal 13 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Menurutnya, pemahaman terhadap dasar hukum dan filosofi tugas kepolisian menjadi pondasi utama bagi setiap anggota Polri.

Dengan berpegang teguh pada nilai tersebut, anggota Polri diharapkan mampu menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat secara optimal.

Dia juga menjelaskan, tantangan tugas Polri di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity).

Kapolda menggambarkan dunia modern sebagai lingkungan yang penuh perubahan cepat, dinamis, dan sulit diprediksi, sehingga menuntut setiap personel Polri untuk mampu beradaptasi dengan cepat.

Dalam menghadapi era tersebut, Endi menekankan pentingnya fleksibilitas, inovasi, ketangguhan, serta kemampuan berpikir kritis.

Hal itu diperlukan agar Polri tetap mampu bertahan dan berkembang di tengah disrupsi teknologi serta ketidakstabilan global.

Selain itu, Kapolda Sulteng juga mengingatkan para siswa Diktukba agar senantiasa menjaga sikap dan perilaku.

Ia menegaskan agar tidak melakukan pelanggaran hukum maupun etika, serta menghindari segala bentuk tindakan yang dapat menyakiti hati masyarakat.

“Hindari segala bentuk pelanggaran hukum dan pelanggaran etika. Jangan pernah ada perilaku yang justru menyakiti hati masyarakat, karena kepercayaan publik adalah modal utama setiap anggota Polri,” pungkasnya. CAL

Komentar