SIGI– Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sigi menghadiri kegiatan kunjungan kerja (kunker) Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Sigi yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja (Raker) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, di Kantor Desa Lambara, Kecamatan Tanambulava, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Rizal Intjenae, Wabup Samuel Pongi, Sekretaris Kabupaten Sigi Nuim Hata, Ketua TP-PKK Kabupaten Sigi beserta jajaran, TP PKK se Kecamatan Tanambulava, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Sigi.
Dari unsur legislatif, Wakil Ketua DPRD Sigi, Ikra Ibrahim turut hadir bersama anggota DPRD lainnya yakni Herman Latabe, Ilyas Nawawi, Hazizah, Nursiah, dan Abdul Rifai Arif.
Kehadiran pimpinan dan anggota DPRD tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap agenda kerja pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Ikra Ibrahim menyampaikan bahwa kehadiran DPRD dalam setiap rapat kerja pemerintah daerah merupakan wujud komitmen nyata dalam mendukung program pembangunan Kabupaten Sigi.
“Dalam kapasitas kami selaku anggota DPRD Sigi, DPRD senantiasa hadir dalam setiap rapat kerja pemerintah daerah. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami DPRD Kabupaten Sigi dalam mendukung program pemerintah daerah,” ujarnya.
Dia menegaskan, pembangunan daerah tidak dapat dilaksanakan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen, baik eksekutif, legislatif, maupun masyarakat.
“Kami menyadari dan meyakini bahwa membangun suatu daerah tidak boleh dilakukan sendiri. Keberhasilan pemerintah daerah tidak terlepas dari peran seluruh elemen yang ada,” katanya.
Kehadiran DPRD dalam setiap rapat kerja ini adalah bukti nyata bahwa DPRD mendukung program pemerintah daerah sebagaimana tertuang dalam visi dan misi yang terjabarkan dalam RPJMD Kabupaten Sigi.
Mewakili DPRD Sigi, Ikra memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemkab Sigi atas pelaksanaan rapat kerja yang telah memasuki pelaksanaan ke 7 dan dilaksanakan hingga ke tingkat kecamatan.
Menurutnya, pelaksanaan raker di kecamatan memiliki manfaat besar.
Selain sebagai wadah silaturahmi antara pimpinan daerah dengan seluruh pemangku kepentingan di wilayah kecamatan, juga menjadi momentum bagi bupati untuk menginventarisasi potensi serta berbagai permasalahan yang ada di masing-masing kecamatan.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peluncuran Posyandu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan dasar kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. CAL










Komentar