Sigi Tertinggi Kedua Kasus Narkoba di Sulteng

-Sigi, Utama-
oleh

SIGI– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Tengah (Sulteng) periode 2024-2029, Muhidin Mohamad Said menggelar kegiatan serap aspirasi bersama kaum milenial dan generasi Z Kabupaten Sigi, Rabu (4/3/2026) sore, di kediaman Bupati Sigi, Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026. Ratusan peserta dari kalangan pemuda hadir, diantaranya Komunitas Pecinta Alam Dolo (Palado), Sanggar Seni Katimunda Desa Tulo, Dewan Kesenian Sigi (DKS), Sanggar Seni Polelea dan masih banyak lagi.

Turut pula hadir perwakilan Partai Golkar Sulteng seperti Ketua Harian DPD I, Imelda Liliana, Anggota DPRD Sulteng Dapil Sigi-Donggala, Hendri Kusuma, Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Sigi, Fadhlu Rahman Intjenae dan sejumlah pengurus DPD II Golkar Kabupaten Sigi.

Dalam pemaparannya, Muhidin menegaskan, reses adalah kewajiban konstitusional anggota DPR RI untuk kembali ke dapil guna menyerap langsung aspirasi masyarakat.

“Dalam setahun, DPR RI melaksanakan lima kali masa reses, delapan kali kunjungan serap aspirasi, dan tiga kunjungan spesifik lainnya. Kehadiran saya di sini untuk mendengar langsung persoalan anak-anak muda,” ujar Muhidin yang sekaligus mengisi posisi jabatan Wakil Ketua Banggar DPR RI.

Dia menjelaskan, mekanisme pengelolaan anggaran negara, mulai dari APBN di tingkat pusat hingga APBD provinsi dan kabupaten/kota, agar generasi muda memahami alur perjuangan aspirasi di parlemen.

Sementara itu, Bupati Sigi sekaligus Ketua DPD II Partai Golkar Sigi, Mohamad Rizal Intjenae dalam sambutannya mengapresiasi langkah Muhidin yang secara khusus menyasar kalangan milenial.

“Momentum seperti ini jarang terjadi. Tidak banyak anggota DPR RI yang ingin bertemu langsung dengan kaum muda,” ujarnya.

Dia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 serta pembangunan daerah berbasis pertanian dan pariwisata berkelanjutan.

Namun, Rizal juga mengingatkan adanya ancaman serius penyalahgunaan narkoba di Sigi.

Berdasarkan laporan aparat, Sigi menempati peringkat kedua kasus narkoba di Sulteng, termasuk pengungkapan dua kilogram sabu-sabu di Kecamatan Nokilalaki belum lama ini.

“Ini alarm bagi kita semua. Generasi muda harus berdiri di garda depan melawan narkoba,” tegasnya. CAL

Komentar