PALU– Walikota Palu diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Usman mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral bersama sejumlah pihak terkait pada Senin (9/3/2026).
Rapat yang berlangsung di ruang Rupatama Polresta Palu tersebut dilaksanakan dalam rangka kesiapan pelayanan serta pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi di wilayahnya.
Rakor dipimpin oleh Kapolresta Palu, Kombes Polisi Hari Rosena dan diikuti oleh sejumlah pihak seperti dari BPBD, Dishub, Satpol PP, Damkarmat, Disperdagind, Kementerian Agama, TNI, dan lainnya.
Dalam arahannya, Kapolresta Hari menyampaikan, pelaksanaan pengamanan Hari Raya Idul Fitri akan dilaksanakan melalui Operasi Ketupat Tinombala 2026.
“Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, kami memohon kerja sama dari kita sekalian. Sinergitas antar instansi sangat dibutuhkan agar pengamanan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Melalui Operasi Ketupat Tinombala 2026 tersebut, pihak kepolisian bersama unsur terkait akan mendirikan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat.
Adapun pos yang akan didirikan meliputi Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), serta Pos Terpadu.
Pos-pos tersebut untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mengatur lalu lintas, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada masa mudik, arus balik, hingga libur Idul Fitri.
Operasi Ketupat Tinombala 2026 sendiri direncanakan berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kota Palu hingga instansi lainnya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, diharapkan seluruh elemen dapat bersinergi dan memberikan kontribusi positif demi menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Palu selama momentum perayaan Idul Fitri. HAL











Komentar