Senin, 20 Juli 2026
BREAKING

Gubernur Sulteng Ajak Polri Terus Perangi Narkoba dan Judol

GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke 80 sebagai inspektur upacara di halaman kantornya, Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Rabu (1/7/2026). FOTO: BIRO ADPIM

PALU– Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke 80 sebagai inspektur upacara di halaman kantornya, Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Rabu (1/7/2026).

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, peringatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di Sulteng.

Dalam kesempatan itu, gubernur membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke 80 sekaligus apresiasi kepada seluruh keluarga besar Polri atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

Presiden menegaskan, tema peringatan tahun ini menjadi pengingat bahwa seluruh pengabdian Polri harus bermuara pada pelayanan terbaik kepada masyarakat. Polri dituntut hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang responsif, profesional, serta mampu menjawab kebutuhan dan harapan publik.

Dalam amanatnya, presiden juga mengingatkan bahwa tantangan keamanan semakin kompleks, mulai dari dinamika geopolitik global, perkembangan teknologi informasi, kejahatan siber, hingga kejahatan transnasional.

Karena itu, Polri didorong terus bertransformasi menjadi institusi yang adaptif, prediktif, modern, dan berbasis teknologi.

Usai upacara, Gubernur Anwar menegaskan, Polri telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Sulteng.

Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif merupakan fondasi utama keberhasilan pembangunan daerah.

“Kita tahu persis bahwa selama ini Kepolisian Republik Indonesia telah banyak berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Harapan saya di usia ke 80 ini, Polri terus sesuai dengan jati dirinya, semakin dekat dengan masyarakat dan terus memberantas persoalan yang menjadi perhatian publik seperti narkoba dan judi online (judol),” ujarnya.

Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pemberantasan narkoba dan praktik perjudian agar Sulteng menjadi daerah yang aman, sehat, dan produktif.

Dia juga menilai kondusivitas daerah selama ini merupakan bukti kuat sinergi yang terjalin antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. CAL

SultengTerkini

Gubernur Sulteng Ajak Polri Terus Perangi Narkoba dan Judol