Selasa, 11 Agustus 2026
BREAKING

UMKM Binaan BI Sulteng Bangun Cabang di Bali dan Raja Ampat

SEORANG pekerja di Togean Naturale menjelaskan tata cara produksi sabun organik. Saat ini, UMKM binaan BI Sulteng ini telah membuka dua cabang baru di Provinsi Bali dan Pulau Raja Ampat Provinsi Papua Barat Daya. FOTO: AGUS PANCA SAPUTRA/SULTENGTERKINI

AMPANA- UMKM Binaan Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah (BI Sulteng) membuka cabang di Provinsi Bali dan lokasi wisata Raja Ampat Provinsi Papua Barat Daya.

Sebelum buka cabang di dua provinsi ini, UMKM yang bergerak di bidang kosmetik ini memulai usahanya di Kepulauan Togean, Kabupaten Touna.

Konsultan Pengembangan UMKM BI Sulteng,  Mohammad Tofan Saputra mengatakan, salah satu UMKM yang dibina bernama Togean Naturale. UMKM ini memproduksi sabun mandi dan sejumlah produk kesehatan kulit.

Tofan menjelaskan, UMKM Togean Naturale dibangun atas dasar kegelisahan pemiliknya terhadap pencemaran lingkungan di Kepulauan Togean. 

Aneka produk kosmetik yang selama ini dipakai masyarakat maupun turis asing umumnya menggunakan bahan kimia yang mencemari air laut.

“Atas dasar itu, owner Togean Naturale kemudian memproduksi produk-produk kosmetik organik seperti sabun maupun skincare,” jelas Tofan.

Dia menambahkan, Kepulauan Togean kaya akan sumber daya alam yang bisa dijadikan bahan baku pembuatan produk kosmetik organik.

“Bahan baku utamanya adalah minyak kelapa kampung. Minyak ini tersedia cukup banyak di Kabupaten Touna,” terangnya.

Selain itu, sambung Tofan, owner Togean Naturale juga prihatin dengan kondisi perekonomian masyarakat di Kepulauan Togean, utamanya kaum perempuan.

“Adanya UMKM ini bisa membuka lapangan kerja bagi ibu-ibu yang ada di sekitar lokasi produksi,” ucapnya.

Sementara itu, Analis Junior BI Sulteng, Bintang Samudra mengatakan, ada tiga hal yang dilakukan BI Sulteng dalam membantu peningkatan UMKM.

Yang pertama adalah business matching antara pihak perbankan dengan pelaku UMKM.

Kedua, BI Sulteng menggelar Forum Diseminasi UMKM potensial bersama Kementerian UMKM dan perbankan.

“Ketiga, kami juga memberikan pendampingan dan peningkatan kapasitas UMKM termasuk pencatatan keuangan melalui aplikasi SiApik maupun QRIS,” jelasnya.

Manager Operasional Togean Naturale, Hannah, saat dikunjungi di pabrik kosmetiknya di Desa Tumbulawa Kecamatan Batudaka, Selasa (4/8/2026) mengatakan, permintaan produk-produk Togean Naturale terus meningkat seiring dengan pembukaan dua cabang baru di Bali dan Pulau Raja Ampat.

“Produk yang kami buat disini, kami distribusikan ke Bali dan Raja Ampat. Untuk produksi, kami mempekerjakan 34 kaum perempuan dari desa sekitar,” terang Hannah.

Selain dijual offline, produk-produk Togean Naturale juga dijual secara online baik di Shopee maupun Amazon. GUS

SultengTerkini

UMKM Binaan BI Sulteng Bangun Cabang di Bali dan Raja Ampat