PALU– Wakil Wali Kota (Wawali) Palu, Imelda Liliana Muhidin secara simbolis menyematkan tanda peserta Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka Kota Palu Tahun 2026 di sebuah hotel Jalan Basuki Rahmat, Rabu (5/8).
Penyematan tanda peserta tersebut menjadi bagian dari rangkaian pemusatan pendidikan dan pelatihan bagi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Palu Tahun 2026.
Dalam kesempatan itu, Wawali Imelda juga memberikan materi pembekalan kepada para peserta yang telah dinyatakan lolos seluruh tahapan seleksi.
Sebanyak 54 peserta dinyatakan terpilih mengikuti pemusatan Diklat Paskibraka Kota Palu Tahun 2026.
Mereka terdiri atas 26 peserta putra dan 27 peserta putri, sementara satu peserta lainnya berhalangan mengikuti kegiatan karena sakit.
Para peserta tersebut dipersiapkan untuk menjadi Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Palu pada 17 Agustus 2026 mendatang.
Sebelumnya, kegiatan pemusatan Diklat Paskibraka Kota Palu Tahun 2026 secara simbolis telah dibuka oleh Walikota diwakili Sekretaris Kota (Sekkot) Palu, Irmayanti Pettalolo.
Dalam sambutannya, Sekkot Irmayanti menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil melewati proses seleksi ketat hingga akhirnya terpilih sebagai calon Paskibraka Kota Palu Tahun 2026.
“Selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil melalui berbagai tahapan seleksi hingga akhirnya terpilih mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka Kota Palu Tahun 2026,” ujarnya.
Sekkot menegaskan, menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar memperoleh kesempatan mengenakan seragam dan mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara Hari Kemerdekaan.
Menurutnya, tugas tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang tidak dimiliki oleh semua generasi muda.
“Begitu banyak anak-anak yang ingin menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Tanamkan disiplin, tanggung jawab, integritas, serta semangat nasionalisme sebagai bekal dalam menjalankan tugas maupun kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Sementara itu, wawali mengapresiasi perjuangan para peserta yang telah berhasil melewati seluruh tahapan seleksi, mulai dari tes kesehatan, tes psikologi hingga berbagai tahapan lainnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa para peserta merupakan putra-putri terbaik Kota Palu yang memiliki semangat, kemampuan, dan dedikasi tinggi.
“Kalian telah melewati proses yang sangat luar biasa. Semua tahapan seleksi itu bukan hal mudah. Karena itu, kalian patut bangga sekaligus menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepada kalian,” katanya saat memberikan pembekalan.
Imelda juga mengingatkan para peserta untuk terus menanamkan loyalitas, kedisiplinan, dan jiwa nasionalisme selama mengikuti pendidikan dan pelatihan.
Nilai-nilai tersebut kata dia, tidak hanya penting dalam menjalankan tugas sebagai Paskibraka, tetapi juga menjadi bekal dalam kehidupan serta ketika kelak mengemban peran di tengah masyarakat.
“Kota Palu membutuhkan kalian. Saya yakin 54 peserta Paskibraka tahun ini akan tumbuh menjadi pemimpin-pemimpin yang baik di masa depan. Jadikan pendidikan dan pelatihan ini sebagai proses membangun karakter, memperkuat integritas, serta meningkatkan kecintaan kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.
Melalui pusdiklat tersebut, para calon Paskibraka Kota Palu diharapkan tidak hanya mampu mengemban amanah pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang berkarakter, berjiwa kepemimpinan, memiliki rasa cinta tanah air, serta siap berkontribusi bagi kemajuan Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, dan Indonesia di masa depan. CAL








