PALU– Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, Rizal meminta Pemerintah Kota (Pemkot) setempat agar memperhatikan kesejahteraan guru honorer yang hingga saat ini masih digaji dengan tidak layak.
“Bahkan ada guru honorer di Kota Palu yang digaji hanya Rp 150 ribu per bulan. Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) hari ini saya harap menjadi momentum bagi Pemkot Palu untuk memperbaiki dan meningkatkan kesejahteraan guru honorer,” katanya, di Palu, Jumat (13/5/2022).
Dia mengemukakan, tugas yang dijalani seorang guru sangat mulia yakni untuk mencerdaskan generasi muda penerus bangsa.
Tidak heran jasa-jasa mereka sudah sepatutnya mendapatkan penghargaan yang sepantasnya dari pemerintah daerah.
“Namun sayang pengorbanan mereka belum mendapat penghargaan yang layak dari pemerintah daerah. Masih banyak guru honorer yang hidup susah,” ujarnya.
Oleh karena itu, Rizal berharap Pemkot Palu secara bertahap dapat meningkatkan kesejahteraan guru honorer di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) tersebut dengan menaikkan sedikit demi sedikit gaji mereka yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dia mengakui APBD yang dimiliki Kota Palu saat ini belum mampu untuk mendongkrak secara signifikan gaji guru honorer.
“Kami melalui DPRD Palu sudah mengupayakan secara perlahan agar kesejahteraan guru honorer di Palu dapat meningkat. Alhamdulillah mulai tahun 2022 ini guru honorer berusia di atas 50 tahun yang sudah mengabdi minimal 10 tahun diberi honor Rp 1 juta per bulan,” ucapnya. ANT










Komentar