Selasa, 8 September 2026
BREAKING
Sigi, Utama  

Warga Dolo Selatan Mulai Kerja Bakti Jelang Lomba Kebersihan Antar RT

PEMERINTAH Kecamatan Dolo Selatan mulai mengintensifkan persiapan pelaksanaan Lomba Kebersihan Antar-RT yang menjadi bagian dari implementasi Program Pakagali Pakagaya Nyata Pemerintah Kabupaten Sigi. FOTO: DISKOMINFO SIGI

SIGI– Pemerintah Kecamatan Dolo Selatan mulai mengintensifkan persiapan pelaksanaan Lomba Kebersihan Antar-RT yang menjadi bagian dari implementasi Program Pakagali Pakagaya Nyata Pemerintah Kabupaten Sigi.

Agenda tersebut tidak hanya diarahkan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai upaya membangun kembali budaya hidup bersih, sehat, dan tertata di tengah masyarakat.

Langkah persiapan telah dilakukan sejak dini dengan melibatkan pemerintah desa, perangkat RT, serta masyarakat di sejumlah wilayah.

Beberapa desa yang mulai bergerak aktif di antaranya Desa Poi dan Desa Bangga melalui kegiatan kerja bakti dan penataan lingkungan permukiman.

Camat Dolo Selatan, Yahya YA Landua menegaskan, semangat utama dari kegiatan tersebut bukan sekadar mengejar penilaian lomba, melainkan menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat agar menjadikan kebersihan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pemerintah kecamatan ingin menghidupkan kembali kebiasaan positif yang dahulu telah menjadi budaya masyarakat, yakni menjaga kebersihan halaman rumah, lingkungan sekitar, dan fasilitas umum secara rutin.

“Persiapan dilakukan sejak sekarang agar masyarakat terbiasa menjaga kebersihan. Jadi bukan karena ada lomba baru kemudian bergerak membersihkan lingkungan, tetapi bagaimana kebersihan itu menjadi budaya yang terus dijaga,” ujar Yahya saat memberikan keterangan, Senin (7/9/2026).

Selain fokus pada kebersihan lingkungan, Pemerintah Kecamatan Dolo Selatan juga mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah secara produktif melalui penanaman sayuran, tanaman obat keluarga (TOGA), serta pengembangan kebun gizi rumah tangga.

Langkah tersebut dinilai memiliki manfaat ganda, yakni menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan asri sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga serta mendukung ketahanan ekonomi rumah tangga.

Dalam arahannya, Yahya juga meminta pemerintah desa bersama masyarakat memperhatikan sejumlah indikator yang menjadi bagian penting dalam penataan lingkungan desa.

Di antaranya pembaruan data dan profil desa, pengembangan kebun gizi di setiap rumah tangga, penataan pagar rumah, kebersihan sepanjang jalan desa, hingga perawatan tanaman dan bunga yang mulai terdampak cuaca panas.

Dia menilai keberhasilan program kebersihan tidak hanya diukur dari hasil perlombaan, tetapi dari sejauh mana masyarakat mampu mempertahankan pola hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.

“Masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi dan diperhatikan bersama, mulai dari data desa, kebun gizi, pemagaran, hingga kebersihan lingkungan di sepanjang jalan desa. Semua itu merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat,” katanya.

Melalui gerakan tersebut, Pemerintah Kecamatan Dolo Selatan berharap seluruh desa dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan serta menjadikan semangat gotong royong sebagai fondasi utama pembangunan desa yang bersih, indah, dan berkelanjutan.

“Kebersihan ini bukan untuk sesaat dan bukan semata-mata karena lomba. Yang terpenting adalah bagaimana kebiasaan hidup bersih itu terus terjaga untuk masa yang akan datang,” tuturnya. CAL

SultengTerkini

Warga Dolo Selatan Mulai Kerja Bakti Jelang Lomba Kebersihan Antar RT