24 Kecamatan di Sulteng Belum Terjangkau Sinyal Telekomunikasi

BRANCH Manager Telkomsel Palu Sarjono (tengah baju merah), Manajer Network Service Telkomsel Area Palu I Wayan Sudana (tengah baju putih), Supervisor Corporate Communication Telkomsel Regional Sulawesi, Hasrina (paling kiri) foto bareng dengan sejumlah jurnalis usai nonkrong bersama di salah satu rumah makan di Kota Palu, Rabu (13/9/2017) malam. FOTO: IST

SultengTerkini.Com, PALU– Sebanyak 24 kecamatan di Sulawesi Tengah (Sulteng) hingga kini belum terjangkau sinyal telekomunikasi. Jumlah kecamatan terbanyak yang terdeteksi loss signal berada di Kabupaten Tojo Unauna (Touna).

Manajer Network Service Telkomsel Area Palu, I Wayan Sudana menuturkan, selain 24 kecamatan yang berada di Sulteng, pihaknya juga mencatat satu kecamatan yang belum terjangkau sinyal di Kabupaten Mamuju Utara Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

“Jangkauan perusahaan kami meliputi Sulawesi Tengah dan satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat. Dari data kami, hingga pertengahan September 2017, terdapat 25 kecamatan yang belum terjangkau, yakni 24 kecamatan di Sulteng dan satu kecamatan di Sulbar,” jelas I Wayan Sudana kepada SultengTerkini.Com saat nongkrong bareng Manajer Telkomsel Palu Sarjono dan Supervisor Corporate Communication Telkomsel Regional Sulawesi Hasrina dengan sejumlah jurnalis di salah satu rumah makan di Kota Palu, Rabu (13/9/2017) malam.

Ia menambahkan, 24 kecamatan di Sulteng yang belum terjangkau sinyal telekomunikasi adalah Kecamatan Ogodeide Kabupaten Tolitoli; Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong; Kecamatan Bungku Pesisir dan Bungku Selatan di Kabupaten Morowali; Kecamatan Balantak Utara Kabupaten Banggai.

Selanjutnya Kecamatan Balaesang Tanjung, Kecamatan Pinembani dan Kecamatan Rio Pakava di Kabupaten Donggala; Kecamatan Lindu, Kecamatan Marawola Barat, Kecamatan Nokilalaki dan Kecamatan Pipikoro di Kabupaten Sigi.

Berikutnya Kecamatan Lore Barat, Kecamatan Lore Timur dan Kecamatan Pamona Barat di Kabupaten Poso; Kecamatan Batudaka, Kecamatan Ratulindo, Kecamatan Talatako, Kecamatan Togean, Kecamatan Walea Besar dan Kecamatan Walea Kepulauan di Kabupaten Touna.

Kemudian Kecamatan Totikum di Kabupaten Banggai Kepulauan; dan Kecamatan Bangkurung serta Kecamatan Banggai Selatan di Kabupaten Banggai Laut.

“Di Sulteng, kecamatan terbanyak yang belum terjangkau adalah Kabupaten Touna yakni enam kecamatan. Sementara satu kecamatan lagi di Sulbar yang belum terjangkau adalah Kecamatan Bulu Taba Kabupaten Mamuju Utara,” sebut I Wayan Sudana panjang lebar.

Dari analisis yang dilakukan Telkomsel Cabang Palu, lanjut Wayan, seluruh kecamatan ini masuk dalam progres pengembangan tahun 2018 mendatang.

“Kami optimis seluruh kecamatan akan terkoneksi pada 2018. Untuk tahun 2017 ini, kami masih fokus pada pengembangan ke Kabupaten Morowali dan Kabupaten Poso,” jelasnya.

Sebagai provider telekomunikasi terbesar di Sulteng dengan pelanggan aktif sebanyak 1,8 juta lebih serta customer base 2,5 juta lebih, sambung dia, PT Telkomsel Cabang Palu senantiasa memberikan kemudahan serta pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Salah satu bentuk pelayanan yang terus dioptimalkan adalah pembangunan jaringan di pelosok-pelosok daerah.

“Untuk level kabupaten dan kota, jaringan 4G kita sudah bisa diakses. Cuma yang jadi persoalan memang di kecamatan-kecamatan ini, karena biar bagaimanapun, kami harus tetap memperhitungkan untung ruginya. Jangan sampai kami bangun fasilitas dengan dana besar, ternyata masyarakat setempat tidak mampu membeli pulsa,” tuturnya.

Sejauh ini, katanya, peran pemerintah daerah cukup baik kepada PT Telkomsel Cabang Palu.

Bahkan, sejumlah bupati kerap meminta PT Telkomsel Cabang Palu untuk membangun jaringan yang banyak di daerah mereka. GUS

Komentar