Pestu Touna Wakili Sulteng Liga 2 PSSI di Sulsel

WhatsApp Image 2019-10-12 at 20.54.10
TIM kesebelasan Pestu Tojo Unauna merayakan kemenangan usai menerima medali dalam penutupan turnamen Liga 3 PSSI Seri Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (12/10/2019). FOTO: FOTO SYAMSUL BAHRI M KASIM

SultengTerkini.Com, AMPANA– Turnamen Liga 3 PSSI tahun 2019 Asosiasi Provinsi (Asprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) diselenggarakan di Kabupaten Tojo Una-una (Touna) selama lima hari dengan diikuti tiga dari empat daerah yang lolos pada putaran pertama di Kabupaten Luwuk, yakni Kabupaten Donggala, Kabupaten Tojo Una-Una, Kota Palu, dan Kabupaten Banggai itu sendiri.

Namun pada pelaksanaan Liga 3 putaran terakhir di Kabupaten Tojo Una-una tak diikuti oleh klub asal Kota Palu.

Setelah bertanding selama lima hari, kemenangan diraih oleh tim kesebelasan Pestu Touna, sehingga berhak mewakili Provinsi Sulawesi Tengah pada putaran Liga 2 PSSI di Provinsi Sulawesi Selatan.

Usai laga tersebut Bupati Touna Muhamad Lahay yang diwakili Asisten III Hambia Sutejo berkesempatan menutup secara resmi kegiatan itu pada Sabtu (12/10/2019).

Dalam sambutannya dia mengatakan, atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi pada panitia prlaksana serta seluruh pihak yang telah menyukseskan pertandingan hingga penutupan Sabtu sore.

Dia merasa bangga dengan kehadiran para pencinta olahraga, khususnya sepakbola yang tergabung dalam klub yang dipertandingkan pada iven Liga 3 PSSI tersebut.

Bagi pemenang katanya, diharapkan dapat meningkatkan pembinaan dalam cabang olahraga sepak bola.

Dia mengatakan, disamping pembinaan dan mengembangkan aktivitas dan kreativitas, kegiatan olahraga itu juga untuk melihat langsung calon-calon yang berpotensi, berbakat, dan berkemampuan.

Dalam kesempatan itu, dia mengucapkan selamat kepada klub yang telah meraih juara dan bagi yang belum, jadikan kebanggaan dan pengalaman berharga dalam ikut berprestasi di turnamen ini dengan tetap memiliki semangat berlatih agar kemenangan dapat diraih di masa-masa mendatang.

“Trofi dan bonus bukan menjadi indikator dalam ivent ini, tetapi sportivitas dan kebersamaan dalam membangun masyarakat di bidang olahraga menjadi tujuan utama,” katanya.

Kegiatan penutupan olahraga itu juga dihadiri para unsur forum komunikasi pimpinan daerah, ketua KONI Sulteng, ketua KONI Touna, Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Sulteng, dan Ketua Asosiasi PSSI Touna, serta para undangan pihak terkait lainnya. SMS

Komentar