
SultengTerkini.Com, MORUT– Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah (Sulteng), Rusli Dg Palabbi bersama Penjabat (Pj) Bupati Morowali Utara (Morut), Yopie Morya Immanuel Patiro mendapat sambutan hangat dari pemerintah kabupaten (pemkab) dengan upacara adat, pemasangan Basapu dan salempang serta Tari Lense.
Pj bupati juga diberikan seekor ayam jantan putih berkaki kuning, beras, telur serta saguer manis.
Selanjutnya wagub, Penjabat Bupati Morut didampingi sekretaris kabupaten (sekkab), staf ahli, asisten beserta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Morut mengadakan pertemuan di Ruang Pola kantor bupati, Jumat (16/4/2021).
Sekkab Morowali Utara, Musda Guntur dalam sambutan selamat datangnya menyampaikan, penyambutan adat merupakan kebiasaan yang dilakukan kepada pejabat tinggi sebagai bentuk penghormatan.
Untuk itu diharapkan kepada semua perangkat daerah agar sepenuhnya memberikan bantuan kepada pejabat bupati yang telah ditunjuk.
Sementara itu, Wagub Rusli memberikan apresiasi dan penghargaan atas penyambutan, terutama kepada penjabat yang telah ditunjuk hingga ditetapkannya bupati dan wakil bupati definitif.
Menurut wagub, ada beberapa prioritas utama yang harus dikerjakan oleh Pj Bupati Morut.
Pertama, memastikan Pemungutan Suara Ulang (PSU) tanggal 19 April berjalan aman dan demokratis.
“Yang terpenting koordinasi hingga seluruh tahapan PSU selesai,” katanya.
Penegakan disiplin protokol kesehatan di Morut merupakan prioritas selanjutnya termasuk kelancaran vaksinasi Covid-19 dan yang terakhir upaya penegakan disiplin, netralitas dan produktivitas aparatur sipil negara.
Pj Bupati Morut, Yopie Morya Immanuel Patiro yang merupakan alumnus Pajajaran Bandung mengaku telah menggali informasi aktual kondisi di Kabupaten Morowali Utara.
PSU, kesehatan dan pendidikan merupakan prioritas utama yang akan dilaksanakan.
Untuk itu diharapkan kepada semua kepala OPD menjaga netralitas, karena siapapun terpilih adalah bupati yang terbaik dan akan memimpin serta membangun Kabupaten Morowali Utara.
“Sebagai penjabat bupati saya akan melaksanakan apa yang telah dimandatkan Mendagri. Kewenangan yang saya miliki sama halnya dengan bupati, akan tetapi sifatnya lebih prosedural,” tegasnya.
Dia meminta agar pelayanan publik harus berjalan dengan baik serta dinamis.
Untuk itu pekerjaan harus dilakukan dengan cepat dan berlari demi mencapai hasil terbaik.
“Saya harap kerjasamanya. Semoga semua OPD menjadi tim yang solid dan tidak bekerja sendiri, respek serta loyal kepada pimpinan. jangan saling mendahului dan jalan sendiri melainkan saling mendukung,” ujarnya.
Usai menggelar pertemuan dengan pimpinan OPD, Pj Bupati selanjutnya melakukan sidak ke masing-masing badan serta OPD lingkup Pemkab Morowali Utara. CAL









