
SultengTerkini.Com, PALU– Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Longki Djanggola didampingi Ketua TP PKK Zalzulmida A Djanggola dan Kepala Badan Lingkungan Hidup Sulteng, M Sadly Lasnusa secara resmi melepas peserta jalan santai di halaman belakang kantor gubernur setempat, Jumat (11/6/2021).
Usai gubernur mengibarkan bendera start, ratusan peserta jalan santai lintas OPD, biro serta wanita peduli lingkungan (WPL) secara teratur meninggalkan halaman belakang kantor gubernur.
Adapun rute yang dilalui yakni dari halaman belakang kantor gubernur, Jalan Sam Ratulangi, Cut Mutia.
Setelah itu berbelok ke patung kuda, Jalan Raden Saleh, kembali ke Jalan Sam Ratulangi dan finis di halaman belakang kantor Gubernur Sulteng.
Kepala Badan Lingkungan Hidup Sulteng, M Sadly Lesnusa selaku ketua panitia pelaksana dalam laporannya mengatakan, tujuan kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia tingkat provinsi Sulteng secara sederhana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui upaya yang mencerminkan rasa kepedulian dan kecintaan terhadap lingkungan hidup.
Selain itu juga termotivasi untuk melakukan tindakan yang nyata dalam rangka lindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Sasaran peringatan HLH Sedunia tingkat provinsi Sulawesi Tengah ini adalah masyarakat, lembaga, organisasi atau kelompok dan komunitas pemerhati lingkungan hidup.
“Rangkaian pelaksanaan kegiatan hari lingkungan hidup sedunia telah dilaksanakan sejak tanggal 5 Juni 2021 di berbagai lokasi di Provinsi Sulawesi Tengah,” katanya.
Dia mengatakan, khusus kegiatan jalan santai, sepeda sehat dan senam jantung sehat dilaksanakan di halaman kantor gubernur provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (11/6/2021).
Sementara itu, Gubernur Sulteng Longki Djanggola memberikan apresiasi atas dilaksanakannya peringatan HLH Sedunia dengan tetap disiplin dan mempedomani protokol kesehatan.
Gubernur berharap semua lapisan masyarakat, dunia usaha maupun pemerintah untuk terus berperan dalam upaya mempertahankan kualitas lingkungan hidup.
“Hari ini, Jumat 11 Juni 2021 dilaksanakan jalan santai sebagai rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup yang diperingati oleh seluruh dunia,” katanya.
Gubernur menuturkan, sesuai mandat PBB tahun ini puncak peringatan HLH Sedunia dipusatkan di Pakistan bertema restorasi ekosistem yang merupakan tatanan unsur lingkungan hidup sebagai satu kesatuan, utuh, menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan stabilitas dan produktivitas lingkungan hidup.
Peringatan HLH tahun 2021 kata dia, menjadi momen penting untuk menggugah, menumbuhkan serta meningkatkan kesadaran kepedulian publik tentang ekosistem dan pengelolaannya secara optimal.
Dia menuturkan, momentum HLH Sedunia diharapkan dapat menambah semangat untuk terus memperbaiki diri dalam berperilaku adil terhadap lingkungan yang sehat.
Untuk itu kata dia, dibutuhkan dukungan dan keterlibatan para pemangku kepentingan, khususnya di tingkat lokal.
“Secara khusus saya ucapkan terima kasih kepada wanita peduli lingkungan yang secara aktif ikut berpartisipasi, berkontribusi pada kegiatan hari lingkungan hidup ini. Saya yakin dan percaya dengan kepedulian oma-oma, tante dan saudara-saudara terhadap lingkungan, maka semua bisa teratasi,” tutur Gubernur Longki.
Kegiatan jalan santai dan senam jantung sehat diakhiri dengan penarikan door prize serta demo ekoensim yang ramah lingkungan. CAL










