ALUMNI Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) Tahun 1999 merupakan salah satu dari sekian banyak alumni akademi yang berperan begitu besar dalam membantu pemerintah menanggulangi penyebaran Covid-19 di Tanah Air.
OLEH: APRISAL
Seperti yang dilakukan alumni Akabri 1999 di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng), dimana berbagai kegiatan sosialnya di masa pandemi Covid-19 berjalan lancar dan sukses.
Kepedulian para alumni Akabri 1999 di masa pandemi itu ditunjukkan mulai dari pengobatan gratis, bantuan sosial, merenovasi masjid, bedah rumah hingga vaksinasi, dan bahkan tercapainya herd immunity atau kekebalan kelompok di lima desa Sulteng.
Kegiatan sosial alumni Akabri 1999 berlangsung sejak 9 hingga puncaknya pada 20 Oktober 2021.
“Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian bagi masyarakat kita yang membutuhkan uluran tangan di masa pandemi ini,” ujar AKBP Boy Samola, Alumni Akabri 1999 di Sulteng kepada jurnalis media ini, Rabu (20/10/2021).
Boy yang menjabat Kepala Bagian Pembinaan Karir (Binkar) Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulteng mengatakan, kegiatan itu seperti pengobatan gratis bagi warga kemudian dilanjutkan merenovasi masjid di Madrasah Aliyah Negeri 1 Palu yang rusak akibat gempa 28 September 2018 lalu.
Berikutnya kegiatan bedah rumah dilanjutkan dengan penyerahan bansos berupa paket sembako untuk beberapa warga di wilayah Kota Palu.
Tak hanya di Palu, aksi sosial yang dilakukan alumni Akabri 1999 juga menyasar wilayah terpencil di Desa Kanagalongga, Kecamatan Pinembani, Kabupaten Donggala pada Sabtu (16/10/2021).
Sejumlah alumni Akabri 1999 Sulteng seperti AKBP Boy Samola (Kabag Binkar SDM Polda Sulteng) dan Yudie Sulistyo (Kapolres Donggala) melakukan perjalanan dengan kendaraan offroad dan menginap di tempat tersebut.
Menurut Boy Samola, kehadiran mereka di lokasi itu untuk melakukan aksi sosial yaitu pemberian bansos kepada warga desa dan penyerahan pemberian mainan anak-anak.
“Ada 79 paket sembako dan 121 karung beras yang kami bagikan di desa itu,” ujar Boy Samola.
Kapolres Donggala, AKBP Yudhi Sulistyo menambahkan, untuk mencapai Desa Kanagalongga, mereka tempuh lewat jalur darat dengan medan yang berat.
“Demi masyarakat yang membutuhkan, kami menempuh perjalanan dengan kendaraan offroad dan menyempatkan menginap semalam di desa tersebut,” katanya.

Puncak kegiatan Akabri 1999 Peduli itu berlangsung di Mako Brimob, Depok pada Rabu (20/10/2021) dan di Polda Sulteng sendiri dilaksanakan di halaman markas Satuan Polair Polres Donggala.
“Kegiatan ini serentak di 34 provinsi, dimana dilaksanakan dari tanggal 9 hingga 20 Oktober 2021 hari ini,” kata Boy Samola kepada sejumlah jurnalis usai kegiatan puncak Akabri 1999 Peduli di markas Satpolair Polres Donggala, Rabu (20/10/2021) siang.
Dia kembali merincikan, kegiatan diawali dengan vaksinasi Covid-19 secara gratis dengan total sebanyak 45.940 dosis satu, dua dan tiga.
Kemudian kegiatan bantuan sosial dengan pemberian paket sembako sebanyak 2.400, pembangunan dua unit rumah sederhana atau bedah rumah masing-masing satu di Kota Palu dan Kabupaten Banggai.
“Kegiatan lain yakni pengobatan gratis di Kabupaten Tolitoli, adapula renovasi masjid di MAN 1 Palu yang rusak akibat gempa tahun 2018 lalu,” kata Boy Samola yang didampingi para rekan alumni Akabri tahun 1999 itu.
Kemudian untuk capaian kegiatan utama berikutnya adalah menuju kampung herd immunity.
“Alhamdulillah di Sulteng kita bisa mencapai lima desa, empat di Donggala dan satunya lagi di Kabupaten Banggai. Jadi di desa itu 100 persen terlaksananya vaksinasi Covid-19 untuk dosis satu dan sebagian besarnya menuju dosis dua,” kata mantan Kapolres Gowa, Polda Sulawesi Selatan itu.
Selain itu, ada pemberian penghargaan kepada kades, bhabinkamtibmas, babinsa, kepala puskesmas atas pencapaian herd immunity atau vaksin 100 % tersebut.
Pada puncak acara hari ini kata dia, pihaknya membatasi jumlah dosis sebanyak 500 untuk menghindari terjadinya kerumunan.
Pihaknya sengaja memilih Kabupaten Donggala sebagai lokasi puncak acara Akabri 1999 Peduli di Sulteng karena empat dari lima desa yang wilayahnya sudah 100 persen vaksin Covid-19 itu berada di Donggala.
“Selain itu dari segi jarak dari Polda Sulteng, juga dekat dibandingkan dengan teman-teman dari Luwuk ataupun Tolitoli,” katanya.
Pada puncak acara itu, pihak Alumni Akabri 1999 menyiapkan door prize dengan hadiah utama sepeda motor bagi warga yang beruntung setelah mengikuti vaksinasi.
Hal itu dilakukan untuk menarik minat warga agar mau mengikuti vaksinasi Covid-19. Dimana capaian vaksinasi di Sulteng saat ini masih berkisar 37 persen. Olehnya kata dia, para alumni Akabri 1999 berupaya membantu pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19.
Dalam puncak kegiatan Akabri 1999 Peduli itu turut dihadiri Gubernur Sulteng Rusdy Mastura, Kapolda Sulteng Irjen Polisi Rudy Sufahriadi, Wakapolda Sulteng Brigjen Polisi Hery Santoso dan para pejabat instansi terkait lainnya.
Untuk diketahui, di wilayah Sulteng sendiri ada empat alumni Akabri 1999 masing-masing AKBP Boy Samola (Kabag Binkar SDM), Yudie Sulistyo (Kapolres Donggala), Budi Batara (Kapolres Tolitoli), dan Satria Vibrianto (Kapolres Banggai). Ditambah dua perwira menengah bawah kendali operasi di Kabupaten Poso yakni AKBP Bogiek Sugiyarto dan AKBP Kurniawan Tandi Rongre. ***















Komentar