Sigi Distribusikan 32.000 Bibit Buah ke Petani Kulawi

-Utama-
oleh

SIGI– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah mendistribusikan bantuan 32.000 bibit tanaman buah-buahan ke petani yang berdomisili di wilayah Kecamatan Kulawi Selatan.

“Bantuan bibit ini sebagai bentuk perhatian dan keberpihakan pemerintah kepada petani dalam rangka mengembangkan tanaman buah,” ucap Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, di Sigi, Kamis (11/8/2022).

Dia memaparkan, bantuan bibit buah-buahan yang didistribusikan untuk petani di Kulawi Selatan meliputi 20.000 bibit durian musang king, 10.000 alpukat, 1.000 kelengkeng, dan 1.000 bibit manggis.

Samuel mengatakan, bibit tanaman yang diberikan kepada petani merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan.

Pemkab Sigi, ujar dia, saat ini mulai menyiapkan diri untuk menjadi penyangga kebutuhan logistik bagi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, di Kalimantan Timur.

“Sehingga diharapkan bibit yang diberikan dapat ditanam dengan baik oleh petani, agar ke depan Sigi menjadi daerah penyuplai buah – buahan bagi IKN,” ujarnya.

“Hitungan kami di tahun 2025, Sigi sudah menjadi penghasil buah durian musang king yang bisa dijual ke pasar-pasar di wilayah Sulawesi dan ke Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur,” kata Samuel.

Wilayah Kecamatan Kulawi, Kulawi Selatan, Pipikoro dan Lindu, ujar dia, oleh Pemerintah Kabupaten Sigi diupayakan menjadi wilayah pengembangan buah-buahan.

Seperti pengembangan durian musang king, kata dia, ditanam di empat wilayah kecamatan meliputi Kecamatan Kulawi, Kulawi Selatan, Pipikoro dan Lindu, yang kondisi alamnya cocok dengan durian musang king.

“Untuk manggis bali dan alpukat mentega di kembangkan di wilayah Kulawi, Kulawi Selatan dan Pipikoro. Untuk kelengkeng, dikembangkan di wilayah Kecamatan Sigi Biromaru,” ucapnya.

Dia menerangkan, Pemkab Sigi membuat perwilayahan komoditas dengan tujuan agar pemerintah semakin fokus terhadap pengembangan wilayah dan mengetahui secara persis potensi suatu wilayah.

“Perwilayahan itu meliputi tanaman perkebunan, tanaman pertanian seperti tanaman hortikultura dan lainnya, kemudian perwilayahan potensi peternakan dan perikanan,” ungkap Samuel. ANT

Komentar