BANGGAI– Upaya pencarian pada hari keempat oleh tim SAR gabungan terhadap seorang pria hilang di perkebunan Desa Pisou, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah akhirnya membuahkan hasil. Namun korban bernama Sail (90) itu ditemukan dalam kondisi tewas pada Ahad (4/1/2026).
“Pada pukul 13.40 Wita tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia pada koordinat 0°50’51.90″S 122°38’53.23″E, jarak tiga kilometer dari lokasi kejadian,” kata Koordinator Lapangan Tim SAR gabungan, Liberatus Fangohoi, Ahad.
Selanjutnya jenazah korban dievakuasi ke Desa Pisou dan diserahkan ke pihak keluarga.
“Dengan telah ditemukannya korban, maka operasi SAR ditutup dan dinyatakan selesai,” katanya.
Sebelumnya pada Ahad (4/1/2026) pagi pukul 07.30 Wita tim SAR gabungan melaksanakan briefing kekuatan tim, kesiapan alut dan pembagian tugas serta petunjuk keselamatan kerja sesuai standar operasional prosedur Basarnas.
Pukul 07.30 Wita tim SAR gabungan melakukan pencarian sesuai search area yang telah ditentukan dengan metode esar preliminary mode type 2 dengan radius pencarian 6,5 kilometer dari lokasi kejadian dan akan melakukan evaluasi berdasarkan situasi dan kondisi di lapangan.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria dilaporkan hilang di perkebunan Desa Pisou, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Informasi hilangnya warga itu dilaporkan oleh Irsan dari pihak keluarga korban kepada pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Kamis (1/1/2026).
Lokasi kejadian perkebunan Desa Pisou, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah pada koordinat LKP 0°49’40.07″S-122°38’11.80″E Heading 319° arah utara dari Pos SAR Luwuk.
Pada Selasa (30/12/2025) pukul 06.30 Wita korban bernama Sail (90) berangkat ke perkebunan cokelat bersama anaknya dengan jarak dari perkampungan empat kilometer.
Setelah sampai di kebun mereka terpisah karena anaknya akan memetik cokelat. Pada pukul 11.00 Wita setelah dicek di pondok tempat istirahat, korban sudah tidak ada. HAL











Komentar