Sebuah Rumah di BTN Bumi Anggur Palu Terbakar

-Kota Palu, Utama-
oleh

PALU– Sebuah rumah di BTN Bumi Anggur Blok II Nomor 7, Kelurahan Birobuli Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah terbakar pada Ahad (15/2/2026) sekira pukul 14.50 Wita.

Rumah tersebut diketahui milik Beni (53), seorang pengusaha yang berdomisili di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dan saat ini dititipkan kepada Yonis Ruka (60), seorang pendeta, untuk dijaga dan dirawat.

Peristiwa bermula saat saksi Haris Abdullah baru tiba di rumahnya dari Bandara Mutiara SIS Al-Jufri. Dia didatangi Steward (20), anak dari penghuni rumah, yang meminta tolong karena rumah dalam kondisi terbakar.

Api terlihat membesar dari arah dapur dan membakar gorden serta plafon. Warga sekitar kemudian membantu melakukan pemadaman secara mandiri sambil menunggu petugas.

Sekira pukul 15.00 Wita, delapan unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi, terdiri dari lima unit Damkar Kota Palu, dua unit Damkar Kabupaten Sigi, dan satu unit Damkar Provinsi Sulawesi Tengah.

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga sekira pukul 16.40 Wita.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sementara kerugian materi masih dalam pendataan.

Kapolsek Palu Selatan, AKP Muhammad Kasim menyampaikan, pihak kepolisian langsung melakukan pengamanan dan pendataan di lokasi kejadian.

“Kami memastikan tidak ada korban jiwa dan seluruh proses pemadaman berjalan aman, serta mengamankan lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Muhammad Kasim.

Dia menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada kelalaian penghuni rumah.

“Tidak menutup kemungkinan kebakaran dipicu oleh kompor yang ditinggalkan menyala tanpa pengawasan. Namun, penyebab pastinya masih kami dalami bersama pihak terkait,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, aparat dari Polresta Palu bersama instansi terkait masih melakukan pendataan dan koordinasi lanjutan di lokasi kejadian.

Kebakaran ini kembali mengingatkan warga Kota Palu akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan permukiman. HAL

Komentar