PALU — Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah (BI Sulteng) membuka pendaftaran penukaran uang melalui aplikasi PINTAR pada 27 Februari 2026.
Masyarakat diimbau secepatnya mendaftar karena kuota penukaran uang terbatas. BI Sulteng menargetkan jumlah penukar uang tahun ini mencapai 2.700 orang.
Setelah mendaftar di aplikasi PINTAR, pelaksanaan penukaran uang ini nantinya akan dilakukan melalui kas keliling BI Sulteng yang terjadwal di sejumlah titik di Kota Palu maupun melalui layanan perbankan di sejumlah kabupaten pada tanggal 2-13 Maret 2026.
Layanan penukaran uang ini dilakukan BI Sulteng guna memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriyah.
Terlebih, pemberian sedekah berupa uang tunai saat lebaran, yang disebut Hagala (kalau dalam tradisi Tionghoa disebut Angpao) sudah menjadi kebiasaan masyarakat Sulteng, sehingga kebutuhan uang tunai meningkat.
Selain itu, pendaftaran penukaran uang melalui aplikasi PINTAR (https://pintar.bi.go.id) dimaksudkan guna memastikan proses penukaran uang berjalan tertib, merata, dan transparan.
Kepala BI Sulteng, Muhammad Irfan Sukarna mengatakan, pihaknya menyiapkan uang kartal sebesar Rp2,86 triliun tahun ini.
Ketersediaan tersebut terdiri dari Uang Pecahan Besar (UPB) nominal Rp100 ribu hingga Rp50 ribu sebesar Rp2,58 triliun dan Uang Pecahan Kecil (UPK) ≤Rp20 ribu sebesar Rp277,6 miliar.
Jumlah tersebut dinilai memadai untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran yang diproyeksikan mencapai Rp1,76 triliun, meningkat 16 persen dibandingkan Ramadhan tahun lalu.
Irfan menuturkan, peningkatan kebutuhan uang kartal dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain: pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN, TNI, Polri, serta sektor swasta; tradisi berbagi di bulan Ramadhan, termasuk penyaluran bantuan sosial sebagai upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat rentan; serta
meningkatnya aktivaktivitas ekonomi akibat faktor musiman, terutama mobilitas masyarakat yang lebih tinggi dan potensi penambahan masa libur oleh pemerintah.
Guna meningkatkan kualitas layanan pemenuhan kebutuhan uang Rupiah, sambung Irfan Sukarna, BI Sulteng akan
meningkatkan layanan kas keliling sebanyak 11 kali di Kota Palu dan Kabupaten Parigi Moutong, serta layanan peduli mudik di Terminal Tipo pada 9 Maret 2026 dan Pelabuhan Donggala pada 12 Maret 2026.
Penguatan sinergi dengan perbankan melalui pembukaan layanan penukaran uang Rupiah di 26 titik yang tersebar di Palu, Tolitoli, Poso, Bungku, Luwuk, hingga Pasangkayu, melibatkan 22 bank dengan total 52 frekuensi layanan, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Layanan penukaran uang kali diperkirakan dapat mengakomodasi kebutuhan sekitar 2.700 penukar. GUS











Komentar