DONGGALA– Bupati Donggala, Vera Elena Laruni memimpin acara pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta Kepala Desa (Kades) Pengganti Antar Waktu (PAW) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Senin (30/3/2026).
Acara ini sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Donggala, Taufik M Burhan, unsur Forkompinda, Sekretaris Kabupaten Donggala, Rustam Effendi, para pimpinan OPD dan pejabat administrator di lingkup Pemkab Donggala.
Dua pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang resmi dilantik dan diambil sumpahnya adalah Moh Syarief sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Donggala, serta Aprina Lingkeh sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala.
Selain itu, dua kades hasil Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu juga resmi dilantik pada kesempatan yang sama, yakni Ajelan sebagai Kepala Desa Siweli, Kecamatan Balaesang, dan Hardin sebagai Kepala Desa Oti, Kecamatan Sindue Tobata.
Bupati Vera menegaskan, pelantikan ini sepenuhnya merupakan hasil proses asesmen yang objektif dan transparan.
“Tidak ada intervensi dari saya!. Ini hasil dari asesmen, boleh tanyakan ke Pak Sekda sebagai Ketua Panitia Seleksi,” tegasnya.
Dalam arahannya, Bupati juga menekankan pentingnya semangat kolaborasi dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Dari sekian banyak program, kita harus mampu berkolaborasi,” pesannya kepada seluruh pejabat yang hadir.
“Jabatan adalah amanah dan ruang pengabdian. Tugas kita bukan sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi menghadirkan manfaat dan perubahan yang dirasakan masyarakat,” ujar bupati menambahan.
Kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang yang baru dilantik, Bupati Vera memberikan pesan tegas agar menjaga integritas dalam mengemban tugas.
“Untuk Kadis PU harus tahan godaan, jangan sampai terjerumus kepada hal-hal yang bisa merusak integritas anda sebagai seorang pejabat,” ujarnya.
Sementara kepada Kepala Dinas Kesehatan, Bupati Vera menekankan pentingnya perhatian serius terhadap ketersediaan obat-obatan yang dinilai masih sangat minim di fasilitas kesehatan daerah.
Bupati meminta agar kondisi ini segera ditangani secara menyeluruh, seiring dengan peningkatan mutu pelayanan di seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Donggala.
“Ketersediaan obat harus segera dipenuhi dan pelayanan di puskesmas harus benar-benar ditingkatkan, karena kesehatan masyarakat adalah prioritas yang tidak bisa ditunda,” tegasnya.
Selanjutnya, kepada Kepala Desa Siweli, Ajelan, dan Kepala Desa Oti, Hardin yang baru saja dilantik, bupati memberikan pesan yang tegas namun penuh harapan.
Bupati menegaskan, sejak saat dilantik, tidak ada lagi istilah pendukung dan bukan pendukung.
Seluruh warga desa tanpa terkecuali telah menjadi tanggung jawab penuh para kepala desa.
“Merangkul semua pihak dan berikan pelayanan terbaik kepada seluruh warga,” pesannya.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat desa untuk melupakan perbedaan yang mungkin muncul selama proses pemilihan, dan bersama-sama bergotong royong menggali potensi desa demi mewujudkan desa yang maju dan mandiri.
“Mari bangkit bahu membahu menyongsong desa yang lebih maju. Lupakan perbedaan, karena kekuatan desa ada pada persatuan warganya,” katanya. CAL














Komentar