PARIMO– Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti Desa Moutong Tengah, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah pada Jumat (3/4/2026).
Di bawah langit bulan Syawal 1447 Hijriah, Bupati Parimo, Erwin Burase hadir di tengah-tengah masyarakat Kecamatan Moutong untuk merayakan momentum Halal Bihalal yang bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah langkah konsolidasi membangun daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Erwin menegaskan, halal bihalal adalah waktu yang tepat untuk “reset” atau membersihkan hati.
Dia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai fondasi kepercayaan antara rakyat dan pemerintah.
“Halal bihalal adalah momentum membersihkan hati dan memperbaiki hubungan. Dari kebersamaan inilah lahir kekuatan kolektif yang kita butuhkan untuk membangun Parigi Moutong yang lebih baik,” ujarnya.
Tak hanya bicara soal silaturahmi, Bupati Erwin juga membawa kabar baik mengenai pembangunan infrastruktur strategis.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah Jembatan Garuda Kodam XIII/Palakawira.
Kehadiran jembatan ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru yang akan memangkas waktu tempuh antar wilayah, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perikanan yang menjadi tumpuan ekonomi warga, membuka isolasi ekonomi di tingkat desa dan kecamatan.
Salah satu poin paling menarik dalam kunjungan ini adalah visi bupati dalam mendongkrak ekonomi mikro.
Dia menantang setiap desa untuk menyiapkan minimal dua hektar lahan khusus untuk pengembangan komoditas durian.
Langkah berani ini diambil karena potensi pasar durian yang kian menjanjikan. Bupati berambisi menjadikan Parigi Moutong sebagai raksasa produksi durian di tingkat nasional.
“Saya ingin masyarakat siap. Kita siapkan lahannya sekarang, agar ke depan kita bukan hanya jadi penonton, tapi menjadi sentra produksi durian yang kompetitif,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran DPRD, unsur forkopimcam, kepala desa, serta tokoh lintas agama.
Kehadiran para tokoh ini mempertegas bahwa visi pembangunan Bupati Erwin Burase mendapat dukungan penuh secara kolaboratif untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata. CAL











Komentar