Selasa, 14 Juli 2026
BREAKING

Wagub Sulteng: Kalau Kita Sudah Bersih, InsyaAllah akan Menjadi Baik

RAPAT Koordinasi Pengawasan di Ruang Polibu kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Senin (13/7/2026). FOTO: BIRO ADPIM

PALU– Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah (Sulteng), Reny A Lamadjido menegaskan, penerapan clean and good governance harus menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Penegasan tersebut disampaikan wagub saat membuka Rapat Koordinasi Pengawasan bertema “Sinergi Pengawasan dalam Rangka Optimalisasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah” di Ruang Polibu kantornya, Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Senin (13/7/2026).

Dalam arahannya, wagub mengajak seluruh kepala perangkat daerah untuk menjadikan forum tersebut sebagai ruang diskusi yang terbuka.

Menurutnya, setiap persoalan yang berkaitan dengan tata kelola pemerintahan perlu dikonsultasikan sejak dini sebagai langkah pencegahan agar tidak berkembang menjadi persoalan hukum di kemudian hari.

“Silakan bertanya apabila ada hal-hal yang masih menjadi keraguan. Sekarang kita harus lebih berhati-hati. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Prinsip pencegahan harus menjadi budaya dalam menjalankan pemerintahan,” tegasnya.

Dia menekankan, komitmen kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid bersama dirinya adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan bersih sebelum menjadi pemerintahan yang baik.

Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan dipercaya masyarakat.

“Kita ingin menjalankan roda pemerintahan bersih terlebih dahulu, baru kemudian menjadi pemerintahan yang baik. Tidak bisa hanya baik, tetapi tidak bersih. Karena itu yang kita bangun adalah clean and good governance,” ujarnya.

Lebih lanjut, wagub mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar senantiasa menjaga integritas sejak dari niat dalam mengemban amanah jabatan.

Menurutnya, berbagai godaan dalam birokrasi hanya dapat dihadapi dengan komitmen moral yang kuat dan kejujuran dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

“Kalau kita sudah bersih, insyaAllah kita akan menjadi baik. Semua berawal dari niat. Jangan sampai ketika diberi amanah jabatan justru muncul kepentingan-kepentingan pribadi. Mari kita tetap berada di jalan yang benar agar setiap langkah pengabdian mendapat keberkahan dari Allah SWT,” pesannya.

Wagub berharap melalui rapat koordinasi pengawasan tersebut, seluruh perangkat daerah semakin memahami pentingnya kepatuhan terhadap aturan, memperkuat sistem pengawasan internal, serta membangun budaya kerja yang berintegritas demi terwujudnya pemerintahan efektif, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Provinsi Sulteng, Novalina, Inspektur Provinsi Sulawesi Tengah, Fahrudin Yambas, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulteng, La Ode Abdul Sofyan, serta Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Kegiatan juga diikuti secara virtual oleh Direktorat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi RI melalui zoom meeting. CAL

SultengTerkini

Wagub Sulteng: Kalau Kita Sudah Bersih, InsyaAllah akan Menjadi Baik