DONGGALA– Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tengah (Sulteng), Sarifuddin Sudding melantik pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan mengukuhkan para relawan PAN se Kabupaten Donggala di Gedung Oasis Donggala pada Ahad (2/8/2026) pagi.
Dalam kegiatan pelantikan dan pengukuhan itu, juga digelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PAN Kabupaten Donggala yang dihadiri jajaran pengurus DPW dan DPD PAN se Sulawesi Tengah, Wakil Bupati Donggala, Taufik Burhan, para pejabat forum koordinasi pimpinan daerah setempat, pimpinan partai-partai politik, dan ratusan kader partai.
Bupati Donggala dalam sambutannya yang disampaikan Wabup Taufik Burhan mengatakan, pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal dari sebuah tanggung jawab.
Menurutnya, sejak dilantik, harapan masyarakat ikut diletakkan di pundak seluruh pengurus dan relawan. Karena itu, yang terpenting bukan siapa yang dilantik, tetapi apa yang akan dilakukan setelah pelantikan tersebut.
Ketua DPD PAN Kabupaten Donggala, Vera Elena Laruni mengatakan, rakerda merupakan momentum penting untuk menentukan arah langkah partai ke depan.
Dia menegaskan, rakerda bukan sekadar forum berkumpul, melainkan ruang untuk menentukan arah, cara bekerja, dan memastikan PAN Donggala benar-benar hidup di tengah masyarakat, bukan hanya hadir dalam struktur organisasi.
Vera yang juga Bupati Donggala itu menuturkan, masyarakat tidak menilai dari banyaknya baliho atau janji politik, tetapi dari kehadiran nyata di tengah kehidupan mereka.
Menurutnya, kader PAN harus dikenal karena kepeduliannya terhadap masyarakat, hadir saat masyarakat membutuhkan, serta tidak hanya muncul menjelang pemilu.
Rakerda harus menghasilkan keputusan yang konkret dan dapat dilaksanakan. PAN Donggala harus menjadi partai yang hidup di tengah masyarakat dengan menghadirkan kader yang aktif turun ke desa-desa, pasar, dan lingkungan masyarakat.
Menurutnya, kemenangan politik tidak dimulai dari tempat pemungutan suara, tetapi dari kehadiran yang konsisten di tengah rakyat.
Olehnya dia berharap seluruh kader menjadikan rakerda sebagai titik awal untuk memperkuat konsolidasi, mempererat kebersamaan, dan meningkatkan kerja-kerja nyata demi memperoleh kepercayaan masyarakat Kabupaten Donggala.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPW PAN Sulteng, Sarifuddin Sudding.
Dalam arahannya Sarifuddin Sudding menegaskan, kader PAN harus terus hadir dan bekerja di tengah masyarakat, tidak hanya menjelang momentum politik.
Dia menekankan, eksistensi partai harus diwujudkan melalui kerja nyata dan kontribusi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sarifuddin Sudding juga mengatakan, ada pesan moral yang disampaikan Ketua DPD PAN Kabupaten Donggala, Vera Elena Laruni dan itu harus terpatri dalam jiwa setiap kader bahwa kehadiran kita selalu dinantikan dan harus selalu berada di tengah-tengah masyarakat.
“Jangan hanya saat menjelang pemilu lalu kemudian berinteraksi dengan masyarakat. Ketika saudara-saudara diberikan amanah, maka disaat itulah berjuang untuk kepentingan bangsa, negara dan masyarakat, dimanapun anda berada,” tegas Anggota Komisi III DPR RI itu.
Dalam kesempatan itu, dia pun mengapresiasi Ketua Harian DPW PAN Sulteng, Ronny Tanusaputra yang sukses menyelenggarakan dua kegiatan besar partai yakni PAN Camp 2026 di Sangganipa Resort dan Pelantikan Pengurus DPC PAN se Kabupaten Donggala dilanjutkan Rakerda DPD PAN Donggala hanya dalam waktu dua hari.
“Sebagai bentuk apresiasi saya, sebagai pribadi saya akan memberikan sumbangan Rp100 juta kepada DPD PAN Kabupaten Donggala dalam rangka penguatan struktur partai, terima kasih,” katanya yang disambut riuh tepuk tangan dari ratusan kader.
Dia menegaskan, PAN tidak hanya sekadar retorika, janji-janji, tapi akan diimplementasikan apa yang menjadi visi perjuangan dari partai.
“Saya kira ini pesan dan sampaikan salam hangat saya buat seluruh keluarga kader. Saya katakan juga bahwa hampir semua wilayah di Donggala ini keluarga besar saya juga. Maka suara besar saya setiap pemilu disamping Tolitoli, adalah Kabupaten Donggala, saya tidak akan melupakan dan meninggalkan saudara-saudaraku di Kabupaten Donggala,” pungkas Sarifuddin Sudding. CAL








