PALU– Demam bulutangkis di Bumi Tadulako Sulawesi Tengah (Sulteng) berlanjut dengan dimulainya Kejuaraan Bulutangkis Nasional Central Open 2026 di GOR Central Sport Palu, Sabtu (5/9).
Ratusan peserta dari kelompok umur hingga dewasa ambil bagian dalam kejuaraan yang digelar Central Badminton Club Palu dari 5 hingga 9 September 2026.
Pada kategori kelompok umur, tercatat diikuti 250 anak. Sementara kategori dewasa diikuti 300 orang.
Turnamen dibuka Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulteng, Moh Rifani Pakamundi yang mewakili Gubernur Anwar Hafid.
Dalam sambutannya, gubernur berharap kompetisi ini jadi embrio lahirnya atlet-atlet bulutangkis handal yang berprestasi dan berani bersaing di level tertinggi.
“Anak Sulteng harus berani bermimpi besar dan berani bersaing hingga tingkat nasional bahkan dunia,” pesan Kadis Rifani yang membaca sambutan gubernur.
Para atlet juga diimbau agar siap menghadapi kekalahan dan mampu bangkit dari kegagalan dengan mental pantang menyerah.
“Menang adalah prestasi, kalah adalah pelajaran, tetapi menyerah bukanlah pilihan,” tegasnya menyuntikkan semangat ke dalam diri para atlet.
Kejuaraan ini kata dia, menjadi momentum memperkuat ekosistem bulutangkis dengan semangat Sulteng Nambaso.
“Dari sini kita lahirkan generasi (bulutangkis) yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Tengah dan Indonesia,” tuturnya.
Turut hadir Ketua PBSI Provinsi Sulteng, Gufran Ahmad, Ketua PBSI Kota Palu, Marjun Pakaya, serta Ketua Central Badminton Club Palu Dicky Prayudha bersama para atlet, pelatih, sponsor dan insan bulutangkis. CAL








