PALU– Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid dibuat kagum dengan anak-anak muda yang sangat semangat mengikuti kegiatan iktikaf di Masjid Mujahidin Kantor Gubernur.
Kegiatan yang digelar Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Sulteng tersebut, sudah berlangsung sejak malam ke 21 hingga 29 Ramadan, dan rata-rata diikuti lebih 150 peserta tiap malam.
“Program ini sangat bagus untuk diri kita, lingkungan kita dan bagi Sulawesi Tengah,” ungkap Gubernur Anwar Hafid yang menutup kegiatan pada Kamis (19/3/2026) Subuh.
Gubernur mengatakan, inti Ramadan terletak di ujungnya sebab Umat Islam berjumpa dengan malam Lailatul Qadar yang penuh kemuliaan.
Namun, dia mengingatkan, persoalannya bukan sekadar bertemu malam tersebut, melainkan bagaimana umat menghidupkan malam-malam terakhir Ramadan.
Menurutnya, ada yang mengisi dengan ibadah, tidur atau bahkan kegiatan lain yang tak ada hubungan dengan ibadah.
Karena itu kata dia, hanya orang-orang yang memandang ibadah sebagai kebutuhan mampu menjalani iktikaf.
“Karena dia butuh (Ramadan) makanya dia rela korbankan waktu, tenaga sampai segalanya,” paparnya soal motivasi iktikaf.
Melihat tingginya peminat iktikaf khususnya dari kalangan gen-z, maka gubernur meminta agar program ini dikemas lebih bagus lagi.
“InsyaAllah kita bikin gerakan (iktikaf) yang lebih besar tahun depan di Masjid Raya Baitulkhairaat,” harapnya agar atmosfer Ramadan makin terasa di tengah masyarakat.
Di penghujung acara, gubernur berkesempatan menyerahkan secara simbolis paket sembako dari lembaga mitra kepada peserta iktikaf. CAL










Komentar