Pertama Kali, KPU RI Gelar Jambore Komunitas Demokrasi se Indonesia

KETUA KPU RI Arief Budiman memukul gong dalam rangka membuka kegiatan Jambore Komunitas Demokrasi bertema “Gerakan Sadar Pemilu” didampingi komisioner KPU RI lainnya di Sentul Green Savana Hotel, Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/8/2017) pagi. FOTO: HAFSAH

SultengTerkini.Com, BOGOR– Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) Arief Budiman membuka kegiatan Jambore Komunitas Demokrasi yang bertempat di Sentul Green Savana Hotel, Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/8/2017) pagi.

Kegiatan bertema “Gerakan Sadar Pemilu” dan dihadiri seluruh komisioner KPU RI yakni Hasyim Asy’ari, Wahyu Setiawan, Ilham Saputra, Viryan, Pramono Ubaid Thantowi, dan Evi Novida Ginting Malik itu berlangsung selama tiga hari mulai Selasa hingga Kamis (15-17/8/2017).

Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan, jambore yang dilakukan kali ini merupakan pertama kalinya bagi komunitas peduli demokrasi yang diikuti 34 provinsi di Indonesia.

“Saat ini telah terbentuk 99 komunitas peduli demokrasi di seluruh Indonesia, sangat erat dalam meningkatkan partisipasi demokrasi yang telah dicanangkan dalam RPJM 2014-2019 sebesar 7,75 persen,” kata Arief Budiman dalam sambutannya saat membuka Jambore Komunitas Demokrasi.

Ia mengatakan, setiap KPU di daerah membentuk empat komunitas demokrasi, terdiri dari komunitas yang menjelaskan Undang-Undang Kepemiluan, Komunitas Pemantauan Pemilu, Komunitas Pemilih Pemula, Komunitas untuk Gendar dan Disabilitas, sehingga semua sekmen terisi semua.

“Selama tiga hari digembleng cara memotivasi untuk menjadi komunitas yang peduli, karena materi- materinya antara lain, pemantapan ideologi Pancasila, peran pemuda dalam meningkatkan kualitas pemilu dan lain-lain,” tutur orang pertama di KPU RI itu.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum, Teknis dan Hupmas KPU Sulawesi Tengah, Sri Ardawati mengatakan, perwakilan dari komunitas demokrasi Sulteng diwakili oleh Komunitas Nomoni Sulteng yang akan mempresentasikan semua kegiatannya selama ini.

“Kebetulan komunitas demokrasi yang terbentuk di Sulteng itu ada empat antara lain, Komunitas Peduli Pemilu Sidik Sakti, Komunitas Peduli Demokrasi Nosarara Nosabatutu, Komunitas Putera Tadulako dan Komunitas Sulteng Nomoni,” kata Sri Ardawati. SAH

Komentar