Jumlah ODP dan PDP di Palu Tidak Bertambah

KETUA Tim Surveillance Pemerintah Kota Palu, dr Rochmat (pegang mik) kembali memaparkan data terkini Covid-19 di wilayahnya pada Selasa (14/4/2020) di Posko Induk Satgas Pemantauan dan Pengendalian Penyebaran Covid-19 Baruga Lapangan Vatulemo. FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, PALU– Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melalui Ketua Tim Surveillance, dr Rochmat kembali memaparkan data terkini Covid-19 di wilayahnya pada Selasa (14/4/2020) di Posko Induk Satgas Pemantauan dan Pengendalian Penyebaran Covid-19 Baruga Lapangan Vatulemo.

Dia menyampaikan bahwa berdasarkan data dari 14 puskesmas se Kota Palu, pelaku perjalanan bertambah 35 kasus dari 1.053 menjadi 1.088 kasus.

“Penambahan pelaku perjalanan ini laporan dari Puskesmas Pantoloan sebanyak tiga kasus, Puskesmas Birobuli 12 kasus, Puskesmas Bulili satu kasus, Puskesmas Mamboro satu kasus, Puskesmas Tipo 10 kasus, Puskesmas Mabelopura dua Kasus, dan Puskesmas Sangurara enam kasus,” paparnya.

Sementara itu, untuk data Orang Tanpa Gejala (OTG) tidak mengalami peningkatan, sehingga totalnya per Selasa sebanyak 27 kasus.

Kemudian untuk data Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga tidak ada penambahan kasus baru, sehingga jumlahnya tetap 179 kasus.

dr Rochmat menuturkan, data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) per Selasa 14 April 2020 juga tidak ada penambahan kasus baru, sehingga total PDP masih 10 kasus.

“Adapun yang terkonfirmasi positif ada tujuh kasus. Dengan rincian dua orang meninggal, dua orang telah dinyatakan sembuh atau negatif dan diperbolehkan pulang, dan tiga orang positif lainnya masih dirawat,” katanya.

Dalam jumpa pers itu Ketua Tim Surveillance didampingi Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said, Kadis Kesehatan Kota Palu dr Husaema, dan para pejabat lainnya. CAL