
SultengTerkini.Com, PALU– Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid secara resmi melantik pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se Kota Palu pada Jumat (18/6/2021).
Walikota Hadianto mengatakan, FPK sejak awal kehadirannya di Kota Palu dimaksudkan agar dapat meningkatkan kerukunan dan rasa persatuan sesama anak bangsa.
“Sehingga segala bibit disharmoni dan disintegrasi karena perbedaan suku, agama, ras, dan antar golongan masyarakat dapat terhindarkan tanpa harus menghilangkan identitas asli masing-masing,” katanya.
Menurutnya, situasi kehidupan saat ini masih diwarnai dengan fenomena sosial politik dinamis, dalam banyak kasus reformasi diartikan sebagai kebebasan yang tidak terkendalikan.
Beberapa kondisi real yang sering dijumpai akhir-akhir ini seperti isu perpecahan, demokratis, transparansi, transformasi iptek, masalah HAM dan lingkungan hidup.
“Isu global tersebut apabila tidak dikelola secara baik bisa berkembang ke arah disintegrasi bangsa,” katanya.
Selaku walikota, dia berharap kehadiran forum-forum seperti ini dapat berfungsi sebagai wadah informasi, komunikasi, konsultasi, dan kerjasama antar warga.
Sehingga harapannya dapat menumbuhkan, memantapkan, memelihara, dan mengembangkan pembauran kebangsaan ke arah yang lebih positif dan bermanfaat.
“Kami berharap peran aktif kedua forum ini dapat membantu Pemerintah Kota Palu untuk menjaring, menampung aspirasi, khususnya di bidang pembauran kebangsaan,” harapnya.
Kegiatan yang bertempat di Millenium Waterpark tersebut dirangkaikan dengan Dialog Kebangsaan bertemakan “Rajut Erat Nilai-nilai Pancasila”.
Dalam kesempatan itu, hadir Deputi Bidang Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP RI, Prakoso selaku pembicara.
Turut hadir mendampingi walikota yakni Sekretaris Kota Palu, Asri dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Palu, Abidin. CAL









