
SultengTerkini.Com, PALU– Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melakukan sejumlah upaya dalam menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayahnya, salah satunya adalah operasi yustisi.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota (wawali) Palu, dr Reny Lamadjido saat mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura di ruang Command Center, Senin (5/7/2021).
Wawali Reny mengatakan, operasi tersebut dilakukan sebanyak tiga kali sehari dengan membagi tiga tim untuk menyasar lokasi keramaian dan tempat usaha masyarakat yang tidak menaati protokol kesehatan.
Kemudian, semua Satgas Covid-19 tingkat kelurahan dan kecamatan yang melibatkan Satgas K5, lembaga adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk lebih intens melaksanakan operasi yustisi di wilayahnya.
“Operasi yustisi harus teradministrasi dan terdokumentasi dengan baik dan harus dilaporkan kepada walikota melalui Sekretaris Kota Palu,” tuturnya.
Selain itu, pemberlakukan zonasi Covid-19 di setiap kelurahan, khusus zona merah, lurah tidak akan memberikan izin pelaksanaan kegiatan yang menimbulkan kerumunan.
“Setiap kegiatan yang menimbulkan kerumunan, harus mengajukan izin kepada Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palu,” katanya.
Wawali Reny juga menyatakan, pihaknya telah menambah tempat tidur di RSUD Anutapura Palu dari 65 tempat tidur menjadi 154 tempat tidur sebagai antisipasi meningkatnya kasus Covid-19. CAL














